Cara Mengajarkan Anak Meminta Maaf

  • Sabtu, 29 September 2012 09:29 WIB

Anak dan ibu2

"Ilustrasi "

1. Jadilah Model  

Ketika Anda melakukan kesalahan, minta maaf dan akuilah. Misal : "Maaf ya, mama sudah berlebihan memarahimu. Mama sedang repot hari itu."  Setiap orang memang dapat melakukan kesalahan, itulah hidup, namun meminta maaf akan membuat hidup jauh lebih baik. Pelajaran berharga ini akan dimiliki anak sebagai sebuah nilai positif.

 Mengatakan "maaf" kepada anak bukanlah pertanda sebuah kelemahan akan tetapi kekuatan. Bahkan seorang atasan sekalipun harus dapat meminta maaf jika memperlakukan anak buah dengan tidak baik. Anak yang tak pernah meminta maaf, tidak akan pernah mengenal proses meminta maaf dan mereka lebih banyak menolak atau menyangkal. Padahal meminta maaf juga bermanfaat untuk mengatasi rasa tersakiti.

2. Mulai Sedini Mungkin

Balita dapat belajar cepat memberi "pelukan meminta maaf" ketika mereka melakukan kesalahan pada anak lain.  Jika model ini dikembangkan di rumah, anak akan mengetahui apa yang harus dilakukan.  Sekali anak telah merasa tenang dan siap memeluk, Anda kemudian dapat secara verbal meminta maaf. Atau meminta maaf sembari  memeluknya.

3. Memberi Maaf Setelah Meminta Maaf

Memberi dan meminta maaf sebaiknya terjadi setelah orang menerima kesalahan. Kebanyakan orang tua menginginkan anak-anak berdamai dengan siapapun yang ditemuinya. Namun ingat, tidak perlu sebuah permintaan maaf formal untuk memulainya. Biarkan mereka menggambarkan apa makna dari kata "berdamai" itu sendiri.

Reporter : nova.id
Editor : nova.id

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×