Ibu Bekerja Pilih Pompa ASI Manual Atau Elektrik? Ini Perbandingannya

  • Jumat, 23 Desember 2016 13:00 WIB

Ibu bekerja pilih pompa ASI manual atau elektrik? Yuk simak perbandingannya

Bagi ibu yang masa cuti melahirkannya hampir habis dan akan kembali bekerja, pompa ASI menjadi salah satu trik agar tetap bisa memberikan ASI eksklusif untuk Si Kecil. Di pasaran, pompa ASI terdiri dari dua jenis, pompa manual (dengan tangan) dan pompa elektrik.

Namun, mana yang lebih menguntungkan untuk digunakan para ibu bekerja? Berikut informasinya:

Pompa ASI manual

Pompa ASI manual pada umumnya memberikan kemudahan bagi ibu menyusui karena cara penggunaannya yang sederhana. Selain itu, pompa manual juga menawarkan ukuran yang nyaman dan ringan. Jika Anda tidak terlalu sering memompa ASI di saat tidak bersama Si Kecil, penggunaan pompa manual mungkin adalah pilihan tepat.

Soal pompa ASI manual ini, banyak ibu yang mengatakan bahwa penggunaannya hampir mirip dengan isapan bayi saat menyusui, sehingga terasa alami. Hal ini membuat ibu nyaman dan payudara tidak terasa sakit.

Alasannya, ibu bisa mengontrol sendiri kecepatan memompa.

Hanya saja, untuk menguasai kecepatan dan kenyamanan pada saat memompa, mungkin butuh beberapa waktu beradaptasi. Jika terlalu lama memompa, ada rasa pegal di tangan. Untuk itu sebelum membeli, coba dulu pegangan pompa yang paling nyaman digunakan.

Kelebihan pompa ASI manual lainnya adalah harganya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan pompa elektrik. Selain itu, pompa manual lebih mudah untuk dibawa pergi ke mana pun serta tidak menimbulkan kebisingan seperti yang ditemukan pada pompa elektrik.

Baca: Perjuangan Della Sabrina Kumpulkan 600 Botol ASI untuk Si Kembar

Berikut ini merupakan rangkuman kelebihan dan kekurangan dari pompa ASI manual:

  1. Harganya lebih murah
  2. Lebih mudah dibersihkan
  3. Lebih mudah untuk digunakan
  4. Lebih mudah dibawa ke mana-mana karena ukurannya lebih kecil dan beratnya lebih ringan
  5. Tidak menimbulkan suara bising karena tidak ada komponen penggerak
  6. Kecepatan memompanya lebih lambat karena tergantung dari gerakan tangan Anda dalam memompa
  7. Membuat tangan Anda kelelahan jika terlalu lama memompa
  8. Anda mungkin sulit untuk menemukan ritme memompa Anda setiap kali memompa ASI, kadang mungkin lambat dan kadang lebih cepat dari biasanya

Pompa ASI elektrik

Bagi ibu yang harus memompa ASI sesuai jadwal setiap hari karena bekerja, mungkin penggunaan pompa ASI elektrik lebih disarankan.

Mengapa? Karena pompa ASI elektrik lebih cepat dalam memompa ASI dibandingkan dengan pompa manual. Sehingga, ibu tidak perlu berlama-lama untuk memompa ASI di kantor.

Memang, manfaat yang lebih pasti memiliki konsekuensi harga yang juga lebih mahal dibandingkan dengan pompa ASI manual. Namun, jika Anda ingin lebih cepat dan lebih banyak menghasilkan ASI dalam sekali pompa, pompa ASI elektrik menjadi pilihan yang tepat.

Baca: Manajemen ASI, 21 Tips Sukses Menyusui Setelah Kembali Bekerja

Beberapa pompa ASI elektrik yang lebih mahal memiliki fitur yang dapat disesuaikan dan pastinya ini menambah keuntungan bagi Anda. Fitur tersebut, seperti:

  • Fungsi pompa ganda, yang membuat Anda dapat memompa kedua payudara dalam satu waktu
  • Isapan pompa dapat disesuaikan, sehingga bisa meniru seperti isapan bayi pada payudara Anda
  • Tingkat jumlah isapan per menit dapat disesuaikan dengan keinginan Anda, sehingga tingkat isapan tidak akan membuat Anda kesakitan
  • Kecepatan pompa bisa Anda atur sehingga memompa ASI bisa dilakukan lebih cepat dibandingkan pompa ASI manual.
  • Pompa juga bergerak secara otomatis, sehingga tidak membuat Anda kelelahan pada saat memompa.

Baca: Seberapa Sering Ibu Harus Menyusui?

‚ÄčNamun, sayangnya pompa ASI listrik lebih sulit untuk dibawa ke mana-mana. Pompa ASI elektrik tergantung dari daya, sehingga hanya bisa berfungsi jika daya dari baterai atau listrik tersedia. Selain itu, pompa ASI elektrik juga menimbulkan suara berisik saat digunakan karena terdapat komponen penggerak yang menghasilkan suara tersebut.

Berikut ini merupakan rangkuman kelebihan dan kekurangan dari pompa ASI elektrik:

  1. Lebih cepat dalam memompa ASI
  2. Beberapa lebih nyaman karena ada fitur pengaturan
  3. Mempunyai banyak model, salah satunya adalah model yang mempunyai dua pompa untuk memompa kedua payudara Anda dalam satu waktu
  4. Membutuhkan usaha yang lebih kecil dalam menggunakannya, sehingga tidak membuat Anda kelelahan berapa lama pun Anda menggunakannya
  5. Harganya lebih mahal dibandingkan dengan pompa manual
  6. Lebih sulit untuk dibersihkan
  7. Menimbulkan suatu berisik saat digunakan
  8. Lebih sulit untuk dibawa ke mana-mana

Baca: Keajaiban Kolostrum, ASI Pertama yang Tak Tergantikan

Karena terdapat banyak model pompa ASI yang menawarkan berbagai kelebihan dan juga memiliki kekurangan yang berbeda-beda. Sebaiknya pertimbangkan beberapa hal berikut sebelum Anda memilih untuk menggunakan yang mana, sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Seberapa sering Anda memompa ASI? Jika Anda sangat sering memompa ASI sebaiknya Anda lebih memilih untuk menggunakan pompa ASI elektrik karena ini lebih memudahkan Anda. Jika digunakan hanya sewaktu-waktu, pompa ASI manual lebih tepat untuk Anda.

Di mana Anda akan menggunakannya? Jika Anda menggunakannya di kantor dan hanya memiliki waktu sedikit untuk memompa, sebaiknya gunakan pompa ASI elektrik karena lebih cepat. Serta, pastikan pompa ASI elektrik Anda berada dalam daya penuh, sehingga Anda tidak perlu mengisi daya ketika akan menggunakannya.

Tapi, jika Anda lebih sering menggunakan pompa ASI untuk bepergian jauh, sebaiknya pilihlah pompa ASI manual karena lebih mudah untuk dibawa ke mana-mana dan tidak tergantung pada daya.

Sesuaikan ukuran payudara dengan corong pompa. Pilihlah corong pompa yang pas dengan ukuran payudara Anda, sehingga memberikan kenyamanan saat Anda memompa ASI.

Terakhir adalah, sesuaikan dengan anggaran belanja Anda.

HelloSehat

Reporter : Ade Ryani HMK
Editor : Ade Ryani HMK

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×