Kiat Sukses Bagi Orangtua Generasi Milenial Membesarkan Anak di Era Digital

  • Minggu, 11 Desember 2016 10:30 WIB

Orangtua yang lahir sebagai generasi milenial, ikuti kiat sukses membesarkan anak di era digital

Hidup di zaman yang serba modern membuat para orangtua harus mengikuti perkembangan informasi dan teknologi demi menghindari paparan negatif pada anak-anak mereka.

Di era sekarang, orangtua yang lahir sebagai generasi milenial atau Z tentu merasakan tantangan berbeda dibanding masa kecilnya dulu. Buah hati mereka mungkin terhitung sebagai generasi Alpha yang lahir di tahun 2011-2025. Tantangannya bukan hanya dari lingkungan pergaulan, tapi juga penetrasi teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut psikolog anak dan remaja, Samantha Ananta mengatakan orangtua generasi milenial tentu harus memiliki cara berbeda dalam mengasuh anak-anak mereka. Utamanya, dalam hal kecenderungan mendapatkan sesuatu secara mudah dan instan.

Hal ini yang menjadi tantangan para orangtua bagaimana mengarahkan anak sampai ke tujuan melalui sebuah proses step by step bukan secara instan. 

"Beritahu anak semua itu tidak ada yang instan, semua ada prosesnya. Misalnya, orangtua menargetkan anak mereka dalam hal pembelajaran. Dalam setahun harus punya target mau seperti apa. Lalu kita breakdown dulu apa yang anak butuhkan," pungkas Samantha saat ditemui di kawasan Sudirman Jakarta Pusat. 

Baca: Cara Mengenali Gaya Belajar Anak: Visual, Auditory, atau Kinestetik?

Selain itu, gaya hidup di kota-kota besar yang berbeda dengan daerah turut mempengaruhi cara anak bergaul. Apapun yang tersaji dan bisa ditemukan di internet sangat mudah berdampak pada anak. Contohnya, banyak anak yang menginginkan sesuatu dari apa yang dilihatnya di internet. Maka dari itu character building (pembentukan karakter) harus terus ditanamkan. 

"Pembentukan karakter itu penting sekali pada anak. Harus tanamkan nilai keluarga pada anak, misalnya dengan kesepakatan untuk aktif di dunia olahraga atau musik, atau bisa juga aktif dalam keagamaan," terang perempuan kelahiran 28 Juni 1989 ini. 

Baca: 4 Cara Mudah Orangtua untuk Memberi Gizi Seimbang pada Anak

Dan yang terakhir, kebersamaan dalam keluarga harus terjadi setiap hari, agar anak merasakan kehadiran orang tuanya. Bila orang tua sedang bekerja usahakan komunikasi tetap terjalin dengan anak, misalnya menghubungi anak melalui telepon rumah.

"Kalau anak sudah besar dikasih ponsel boleh, tapi yang fungsinya sebatas untuk komunikasi saja antara ibu, ayah, dan anak," saran Samantha. 

Yuni Arta Sinambela/Tabloid NOVA

Reporter : Ade Ryani HMK
Editor : Ade Ryani HMK

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×