Lakukan Ini Jika Suami-Istri Punya Pola Asuh Berbeda

  • Kamis, 30 Oktober 2014 07:33 WIB

TabloidNova.com - Pola asuh yang diterapkan orangtua umumnya datang dari pengalaman pribadi yang mereka alami sewaktu kecil. Makanya, tak sedikit suami dan istri yang memiliki pola asuh berbeda saat membesarkan buah hatinya.

Pola asuh yang berbeda antara suami dan istri terkadang berujung pada konflik. Namun lebih jauh lagi, ini bisa memunculkan kebingungan di benak anak mengenai apa yang harus ia perbuat, bagaimana sebaiknya ia bertindak, hingga aturan mana yang sebetulnya dikenakan padanya.

Oleh karena itu, orangtua sebaiknya mengakomodasi kebutuhan anak dan memberikan toleransi perbedaan dengan mengubah beberapa kebiasaan menjadi pola asuh yang tepat bagi buah hati.

Jika Pola Asuh Berbeda
Jadi, apa yang harus dilakukan ketika suami-istri memiliki pola asuh berbeda? Komunikasi yang baik dengan pasangan merupakan kunci penyelesaian masalah. Ingat, anak-anak butuh konsistensi dari orangtua. Jadi, yang penting adalah apa yang akan Anda lakukan bersama pasangan sebagai sebuah tim. Keduanya harus saling mendukung, berdiskusi satu sama lain, serta mengembangkan pola asuh yang disepakati berdua.

Cobalah susun daftar hal-hal positif yang Anda dan pasangan lakukan dalam hal pola asuh, baik sebagai ayah atau ibu. Buat juga daftar pola pengasuhan yang Anda dan pasangan lakukan tapi ternyata tidak efektif.

Jika kebanyakan dari daftar tersebut sama, akan lebih mudah berdua untuk melanjutkan atau mengganti pola asuh yang tidak efektif tersebut dengan strategi baru di masa depan.

Perlu diingat bahwa tujuan utamanya adalah mengembangkan pola asuh yang tepat bagi Anda, pasangan, dan anak-anak. Anak-anak harus belajar dari orangtua cara untuk memutuskan pilihan dengan baik dan berpikir tentang konsekuensi dari perilaku mereka. Akan jauh lebih mudah bagi buah hati untuk memahami aturan, konsekuensi, dan imbalan, jika kedua orangtua mencontohkannya secara konsisten.

Jika orangtua mampu menyatukan kedua pola asuh yang berbeda dengan adil dan kooperatif, anak akan melihat bahwa perbedaan pun ternyata bisa menjadi sesuatu yang produktif.

Pasalnya, memang tak ada orangtua yang sama persis dalam hal pola asuh. Anak-anak pasti akan memahami hal ini dan bisa menggunakannya secara sehat jika kedua orangtua memberikan suport maksimal.

Hasto Prianggoro/Dari berbagai sumber

Reporter : nova.id
Editor : nova.id

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×