Demam Berdarah Mengintai Anak Usia Sekolah, Orangtua Harus Lebih Waspada! Lakukan Hal Ini untuk Mencegah Demam Berdarah

  • Selasa, 10 Oktober 2017 10:45 WIB

Demam berdarah mengintai anak usia sekolah | shutterstock

NOVA.id - Indonesia termasuk dalam negara yang endemis penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Penyakit dengan gejala mirip flu ini ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Anak usia sekolah merupakan kelompok yang rentan menderita penyakit DBD.

Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyebut, anak berusia 7-12 tahun paling beresiko terkena DBD.

Baca juga: Benarkah Jus Jambu Bisa Naikkan Trombosit Saat Demam Berdarah? Ini Kata Ahli

Menurut dr.Leonard Nainggolan Sp.PD-KPTI, anak usia sekolah berada di sekolah sejak pagi hingga siang atau sore hari, yang merupakan waktu aktif nyamuk Aedes aegypti.

"Anak-anak duduk di kelas dari pagi sampai siang, kaki di bawah meja jadi sasaran empuk nyamuk," ujar Leonard dalam acara temu media bertajuk "Nyamuk Makin Bandel, Perkembangan dan Wabah yang Ditimbulkan" di Jakarta (9/10/2017).

Baca juga: Cegah Sakit Kepala dengan Konsumsi 7 Jenis Makanan Ini

Ia menjelaskan, nyamuk Aedes aegypti menularkan virus dengue ketika menggigit manusia. "Nyamuk ini memang lebih menyukai aroma manusia dan juga warna merah atau hitam," paparnya.

Selain itu, nyamuk ini juga memiliki masa aktif pagi hari mulai dari jam 8-13 dan sore hari mulai dari pukul 15-17.

"Karena itu pemakaian kelambu tidak efektif untuk menghindari nyamuk penyebab demam berdarah," kata anggota Peneliti Penyakit Tropik dan Infeksi Indonesia ini.

Reporter : Laili Ira Maslakhah
Editor : Laili Ira Maslakhah

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×