Mengetahui Janin Down Syndrome Lewat Tes Prenatal

  • Senin, 11 Agustus 2014 15:56 WIB

pre natal test guardian

"Ketahui janin Anda menderita down syndrome sejak masa kehamilan (foto: THE GUARDIAN) "

TabloidNova - Sebenarnya, mudah bagi dokter anak untuk mengenali gejala down syndrome dari fisik seorang bayi yang baru lahir. Namun, untuk memastikannya, perlu juga dilakukan sebuat tes genetik yang disebut karyotype (tes darah) untuk mengkonfirmasi diagnosis, terutama jika Anda ingin mengetahuinya sebelum bayi lahir (prenatal).

Ada dua jenis tes skrining (prenatal) untuk menentukan apakah seorang bayi memiliki down syndrome. Yakni, triple screen dan alfa-fetoprotein. Dua jenis pengujian ini merupakan yang paling umum dan sering dilakukan melalui USG.

Tes ini memang kadang tidak menunjukkan hasil yang positif. Oleh karenanya, calon ibu disarankan untuk melakukan pengujian lebih lanjut. Seperti, Chorionic Villus Sampling (CVS), amniocentesis, dan Percutaneous Umbilical Blood Sampling (PUBS) atau sampel darah tali pusat.

Tes ini berisiko kecil menyebabkan keguguran, karena tehnik pengujiannya yang relatif aman bagi janin. Yaitu, dokter cukup menyisipkan sebuah jarum kecil ke dalam plasenta atau tali pusat untuk memeriksa kromosom bayi.

Tes ini sudah terbukti akurat mendiagnosis down syndrome hingga 99 persen. CVS biasanya dilakukan pada kehamilan 8 - 12 minggu. Sedangkan amniocentesis dilakukan antara 12 dan 20 minggu, dan PUBS dapat dilakukan setelah 20 minggu.

Ester Sondang / Sumber: WebMD

Reporter : nova.id
Editor : nova.id

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×