7 Makanan untuk Mengurangi Bahaya Junk Food

  • Kamis, 25 Februari 2016 14:36 WIB

Konsumsi 7 makanan ini untuk mengurangi dampak buruk junk food | wisegeek

Anda penikmat junkfood? Tentu, Anda tidak sendirian. Aktivitas berkumpul dengan sahabat atau mengisi perut di sela waktu senggang sering kali diisi dengan junk food sebagai pilihannya. Padahal, rupa-rupa junk food didominasi oleh makanan berkandungan garam tinggi, minuman bersoda, bahkan alkohol.

Semua jenis junk food itu tentu tak sehat dan bisa menimbulkan risiko kesehatan di kemudian hari.

Selain mengurangi intensitas konsumsi junk food, Anda juga bisa mengonsumsi beberapa makanan dan minuman yang bisa mengurangi dampak buruk junk food, memperbaiki pencernaan, dan mengembalikan energi.

Tapi perlu diingat, ini hanya mengurangi efek buruknya, lo. Akan lebih bijak bila Anda pun mengurangi konsumsi junk food agar pencegahan risiko penyakit lebih optimal.

BACA: Makanan yang Bikin Cepat Lemas dan Malas 

Ahli gizi Jessica Levinson dari Nutritioulicious dan Gina Hassick dari Eating Well membagi tip mengurangi bahaya junk food untuk Anda.

1. Yogurt dan Berry Usai konsumsi junk food, seporsi yogurt plain dicampur dengan beberapa buah berry segar bisa dijadikan sarapan esok hari. Yogurt memiliki kandungan yang berfungsi untuk memperbaiki metabolisme.

Pasalnya, yogurt mengandung bakteri lactobacillus yang dapat membantu kinerja pecernaan dan mengurangi peradangan usus yang dipicu oleh makanan manis dan alkohol.

2. Teh Hijau

Jika Anda membutuhkan suntikan energi di pagi hari, minumlah segelas teh hijau tanpa gula. Minuman ini kaya akan antioksidan yang dapat membantu mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh terlalu banyak makan “sampah” alias junk food.

Beberapa penelitian menunjukkan, teh hijau membantu menstabilkan kadar gula darah dan meredakan hasrat makan. Menjadi solusi diet tepat saat Anda sudah makan berlebihan.

3. Air Putih

Hidrasi adalah kunci sehat, terutama setelah makan malam berlebihan. Air akan membantu membersihkan racun, membantu pencernaan, dan melawan kembung.

4. Omelet dan Sayur

Telur tinggi protein dan mengandung asam amino sistein yang bermanfaat memecah toksin dari alkohol (asetaldehida) dan membuangnya melalui urin.

Sedangkan, sayuran yang kaya serat seperti bayam dan tomat membantu pencernaan untuk bekerja dengan baik.

Jadi, untuk mengurangi bahaya junk food, lewatkan dulu keju dan bacon sebagai teman makan telur di pagi hari setelah semalaman pesta junk food. Sebab makanan tinggi lemak akan memperlambat perjalanan makanan ke dalam usus kecil, yang dapat menyebabkan perut kembung dan keram.

BACA: Junk Food, Serba Cepat tapi Tak Lengkap

5. Air Jahe atau Peppermint

Jika Anda merasa perut sangat kembung atau kram atau mengalami gangguan pencernaan, jahe atau teh peppermint bisa menjadi “penawar” terbaik.

Keduanya berfungsi sebagai antispasmodic, yang akan membantu mengendurkan otot-otot di saluran pencernaan Anda dan memungkinkan gas untuk keluar dengan lebih mudah.

6. Pisang

Jika Anda terlalu banyak mengonsumsi alkohol dan kurang minum air putih, dehidrasi menyebabkan Anda kehilangan mineral baik seperti kalium.

Cara terbaik untuk mengembalikannya ialah dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung kalium tinggi, seperti pisang, air kelapa, dan kentang.

Mendapatkan cukup kalium juga akan membantu Anda mengatasi efek kembung dan pusing akibat menelan terlalu banyak sodium dari makanan asin.

7. Oatmeal

Jika Anda merasa mual setelah pesta junk food dan soda, oatmeal dengan irisan buah pir jauh lebih baik ketimbang sarapan dengan telur atau yogurt. Kombinasi antara keduanya menghasilkan makanan dengan serat sehat namun lembut bagi perut.

Sumber: Kompas Health

Reporter : Annelis Brilian
Editor : Annelis Brilian

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×