Begini Seharusnya Postur Tubuh Saat Berdiri dan Berlari

  • Jumat, 9 Juni 2017 09:00 WIB

Jika berlari, seseorang harus lebih condong ke depan. Tujuannya agar searah dengan angin, sehingga laju larinya lebih cepat. | exercisemorning

Postur tubuh setiap orang memang berbeda-beda. Cobalah sedikit lebih jeli dengan orang-orang di sekitar Anda ,apakah mereka memiliki postur tubuh yang sempurna? Ternyata, begini seharusnya postur tubuh saat berdiri dan berlari.

Menurut dr. Michael Triangto Sp.KO., berdiri yang sempurna adalah jika lubang telinga berada di satu garis lurus dengan mata kaki. Jika demikian mereka bisa dikatakan memiliki postur tubuh yang tegak dan tidak membungkuk.

"Kalau berdiri harusnya tegak, ada gambarnya proyeksi dari lubang telinga lurus sampai ke mata kaki," jelasnya kepada Nova.id.

Saat berdiri, berat beban tubuh bertumpu di tengah. Sehingga tidak berat ke salah satu kaki. Banyak orang yang mengeluh pegal pada salah satu kakinya. Mungkin karena ia menumpukan bobot badannya ke salah satu kakinya saja.

"Titik beratnya harus d itengah, sebab kalau tidak akan memakan energi," imbunya.

Berlari

Berbeda jika seseorang berlari, ia tidak bisa menggunakan pedoman berdiri tegak lagi. Jika berlari, seseorang harus lebih condong ke depan.

Tujuannya agar searah dengan angin, sehingga laju larinya lebih cepat. Posisi ini disebut-sebut cukup efisien dalam management energi saat berlari. Merunduk tidak banyak menguras energi di awal waktunya berlari.

"Kalau berlari condong ke depan, berbeda dengan sikap berdiri yang tegak, jarang kan kita melihat seorang berlari dengan tubuh yang tegak? Sebab kalau tegak ke belakang, berarti menahan angin, sehingga ia membutuhkan energi yang lebih besar untuk berlari," imbuhnya.

Reporter : Menda Clara Florencia
Editor : Marfuah Panji astuti

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×