Hati-hati, Anak Bisa Terkena Anorexia karena Pengaruh Media Sosial

  • Senin, 17 Juli 2017 06:30 WIB

Hati-hati, Anak Bisa Terkena Anorexia karena Pengaruh Media Sosial

Kita tahu ada beberapa gangguan makan yang sering terjadi di sekitar kita, salah satunya anorexia nervosa atau biasa disebut anorexia saja. Biasanya, anorexia diidap remaja perempuan, karena terobsesi dengan tubuh yang kurus sehingga memilih untuk mengurangi atau bahkan tidak makan sama sekali.

Tahukah kita, bahwa sebenarnya anorexia juga bisa ditemukan pada anak-anak, lo. Anak-anak pun bisa terkena anorexia, karena adanya pola pikir sejak kecil bahwa menjadi kurus adalah sesuatu yang ideal.

Baca; Berat Badan Tinggal 18 Kilogram, Rachel Farrokh Berhasil Sembuh dari Anoreksia

Selain itu, faktor keluarga dan lingkungan seperti lingkaran pertemanan, model atau panutan yang dilihat di media sosial bisa mempengaruhi anak untuk meyakini bahwa tubuh yang ideal adalah tubuh yang kurus.

Tara Adhisti de Thouars, BA., M.Psi, Kepala Departemen Psikolog dari Klinik Light House Indonesia mengatakan, penderita anorexia yang masih anak-anak biasanya ditemukan sudah menderita anorexia akut, karena penanganan dan tindakan tidak dilakukan sejak dini.

“Di Indonesia, anorexia hanya dianggap sebagai gangguan makan yang tidak membahayakan,” jelas Tara.

Padahal, penanganan dan treatment untuk penderita anorexia termasuk di usia anak-anak harus diberikan segera setelah ditemukan gejalanya. Yang banyak terjadi, pasien yang dibawa untuk konsultasi dan diberikan penanganan sudah dalam tahap yang parah.

Baca: Ketika Seorang Penderita Anoreksia Hamil

Anorexia pada anak tentunya akan memberi dampak yang buruk, apalagi anak sedang dalam masa pertumbuhan. Perkembangan dan kekuatan tulang pun akan terganggu. Tulang akan mudah rapuh, bahkan patah apalagi bila melakukan aktivitas atau olahraga yang berat.

Bila anak-anak menunjukkan gejala gangguan makan seperti tak mau makan atau minum karena takut gemuk, berat badan yang terus turun, sebaiknya kita sebagai orangtua aktif untuk mencari tahu, apakah anak kita sedang ada masalah kesehatan, atau bisa jadi terindikasi anorexia.

Ingat, penanganan sejak dini akan lebih mudah diberikan jika kita juga mengenalinya sejak dini.

Reporter : Dionysia Mayang
Editor : Ade Ryani HMK

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×