Jangan Remehkan Gangguan Pencernaan

  • Jumat, 28 Maret 2014 10:58 WIB

image

"Foto: Gandhi "

image

""

Semula guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga Surabaya dan konsultan di beberapa BUMN tersebut menduga kalau itu hanya gejala wasir saja.

"Saya pikir itu adalah ambeien seperti pada umumnya," kata bapak dua orang anak ketika ditemui NOVA di rumahnya di kawasan Rungkut, Surabaya.

Karena itu, dia berobat pada seorang dokter. Tapi anehnya, meski ambeien sudah dinyatakan sembuh, namun sesekali masih saja kotorannya yang keluar bercampur darah.  Karena curiga ada ketidakberesan, kemudian dilakukan endoskopi. 

"Dari hasil endoskopi itulah diketahui jika di bagian usus besar saya tumbuh kanker," cerita suami Noor Lailie tersebut.

Tentu saja vonis dokter itu membuat dirinya syok berat. "Rasanya langit mau runtuh dan tak punya harapan hidup lagi.  Saya tak menduga kalau gejala-gejala kecil ketika BAB itu ternyata menjadi pertanda yang besar," kata lelaki asal Probolinggo tersebut.

Reporter : nova.id
Editor : nova.id

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×