Kenali 2 Jenis Stroke yang Menyerang di Usia Muda Ini

Editor: Marfuah Panji astuti / nova.id
Senin, 20 Maret 2017
Foto : iStock
Kenali 2 jenis stroke yang menyerang usia muda ini.

Stroke tidak saja menimpa pada orang usia tua (> 65 tahun). Akan tetapi juga dapat dialami kalangan muda (< 50 tahun).  Ada 2 jenis stroke yang menyerang di usia muda. Apa penyebabnya?

Stroke mengintai usia muda. Sebagai contoh, kasus angka stroke pada usia dewasa muda yang terjadi di Italia sebanyak 12.1 kasus per 100.000 penduduk usia dewasa muda.

 

Baca: 70 Persen Penderita Stroke Juga Alami Tekanan Darah Tinggi

 

Untuk negara Asia, yaitu Jepang, angka kejadian stroke mencapai 70 per 100.000 penduduk yang berusia 35-44 tahun. Belakangan ini, kejadian stroke di usia muda meningkat sebanyak 50%.

Contoh lain, stroke pada usia muda yang terjadi di Finlandia disebabkan oleh 60% karena kadar kolesterol yang meningkat (dislipidemia), 44% karena merokok dan 39% karena hipertensi. 

Menurut dr. Puri Ayu Arditi, Sp.S dari RS Hermina Bogor, pola makan dan minuman yang tidak sehat akan  menyebabkan kadar kolesterol meningkat dan hipertensi.

Dua Jenis Stroke

Definisi stroke menurut World Health Organization (WHO) adalah penurunan fungsi otak yang menyeluruh atau sebagian yang ditandai dengan gejala neurologis.

Setidak-tidaknya selama 24 jam atau lebih yang disebabkan semata-mata oleh gangguan pembuluh darah.

Secara umum ada dua jenis stroke, yaitu stroke iskemik (penyumbatan) dan stroke hemoragik (perdarahan).

Stroke iskemik dapat terjadi karena penyumbatan di pembuluh darah oleh bekuan darah yang terbentuk akibat dari kerusakan dinding pembuluh darah itu sendiri dan penyakit jantung.

Sedangkan, stroke hemoragik terjadi karena ruptur (perobekan) pembuluh darah akibat dari lemahnya elastisitas dinding pembuluh darah tersebut.

Dinding pembuluh darah yang lemah ini terjadi di lokasi percabangan pembuluh darah. Lokasi percabangan tersebut menerima tekanan yang konstan dari aliran darah sehingga dindingnya semakin lama semakin melebar, namun semakin melemah keelastisannya.

Perlu kita tahu, ada 2 faktor penyebab risiko stroke, yaitu faktor risiko yang tidak bisa dikelola, umumnya adalah usia, jenis kelamin dan genetik.

Sedangkan, faktor risiko yang bisa dikelola adalah hipertensi, diabetes melitus, peningkatan kadar kolesterol, penyakit jantung dan riwayat stroke sebelumnya.

 

Hilman Hilmansyah/Dok. Nova

Penulis : nova.id

Tabloidnova.com, situs wanita paling lengkap yang menyajikan berita terkini seputar dunia wanita, busana, kecantikan, kuliner sedap, selebriti, kesehatan, profil, keluarga, karier, griya, zodiak horoskop secara inspriatif.