Minyak Campuran dan Yoghurt Perbaiki Tekanan Darah

  • Senin, 29 Oktober 2012 08:23 WIB

yogurt

"Ilustrasi "

Sebuah penelitian menunjukkan. Minyak wijen dan minyak  beras mengurangi tekanan  darah berkurang hampir setara dengan konsumsi obat-obatan yang biasa digunakan. Kemudian ketika penelitian  kedua dilakukan, menemukan jika orang yang rutin memakan yoghurt cenderung  lebih sedikit bersiko menderita  tekanan darah tinggi. Teman ini dipresentasikan oleh The American Heart Association (AHA) dalam rapat Penelitian Tekanan Darah Tinggi 2012, di Washington, D.C.

"Jika digunakan secara bersama-sama,akan sangat mendukung rencana DASH (pendekatan diet untuk menghentikan hipertensi, Red.) makan," kata Rachel Johnson, PhD, RD , profesor  gizi di Universitas  Vermont di Burlington  serta juru bicara AHA. The DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) merupakan diet yang sarat dengan buah-buahan dan sayuran, juga rendah lemak jenuh dan garam.

DASH merekomendasikan dua atau tiga porsi lemak  sehat per hari, dan minyak wijen serta minyak beras sesuai dengannya. DASH juga memerlukan dua hingga 3 porsi produk susu  bebas lemak atau rendah lemak perhari.

AHA: Lemak Sehat Masuk, Rendah Lemak Keluar

Studi baru ini memperkuat apa yang sudah diketahui tentang diet dan tekanan darah.Dalam studi pertama terhadap 300 orang bertekanan darah tinggi, peserta diminta mengonsumsi obat pengontrol tekanan darah. Juga menggunakan campuran minyak wijen dan minyak beras setiap hari dalam menunya. Ini dilakukan selama 60 hari.

Campuran minyak ini terbukti menurunkan tekanan darah sebesar 14 poin. Dimana rata-rata mereka memiliki batas bawah 10,8 . namun batas atas dari yang rata-rata 16,2 menjadi 12 poin saja. Orang-orang yang mengambil obat dan menggunakan minyak campuran dua kali lipat mengalami penurunan tekanan darah dibandingkan  mereka yang melakukan salah satu saja.

Kemudian Johnson menambahkan penggunaan lemak baik bagi  jantung lainnya - termasuk minyak zaitun, alpukat, selai kacang, ikan berlemak, dan biji rami - yang diperkirakan  memiliki manfaat serupa. (AHA merekomendasikan  batasan jumlah total lemak  kurang dari 25% sampai 35% dari kalori harian Anda.)

Reporter : nova.id
Editor : nova.id

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×