8 Hal Wajib Hindar Agar Tidak Terkena Infeksi Saluran Kemih

  • Jumat, 19 Mei 2017 11:00 WIB

8 Hal Wajib Hindar Agar Tidak Terkena Infeksi Saluran Kemih | istock

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi pada bagian sistem saluran kemih. Bisa berupa uretra, ureter, kandung kemih atau bahkan ginjal.

Saluran kemih dapat dibagi menjadi dua, yakni saluran kemih bagian bawah dan saluran kemih bagian atas.

Biasanya infeksi pertama akan menyerang saluran bawah yang terdiri dari uretra dan kandung kemih. Kemudian bergerak ke atas  yang dapat menginfeksi ureter dan ginjal.

Mayoritas kasus ISK disebabkan oleh bakteri E.coli yang ditemukan pada sistem pencernaan. Bakteri seperti Chlamydia dan Mycoplasma dapat menginfeksi uretra, tapi bukan kandung kemih.

(Baca: Benarkah Infeksi Kandung Kemih Menular Karena Penggunaan Toilet Umum?)

Beberapa faktor berkembangnya ISK meliputi hubungan seksual, gaya hidup yang kurang bersih, batu ginjal, penggunaan antibiotik secara berlebihan, dan lain-lain.

Seperti yang dilansir dari Boldsky.com, ini dia 8 hal yang wajib hindar agar tidak terkena infeksi saluran kemih:

1.Abaikan Gejala

Gejala ISK dapat bervariasi, gejala umum ialah perasaan panas saat buang air kecil, sering buang air kecil, warna urin keruh atau urin berdarah dan nyeri pada panggul. Terkadang demam dan menggigil juga bisa terjadi.

(Baca: Hati-hati Infeksi Kandung Kemih Mengarah Kanker)

2. Melakukan Pengobatan Sendiri

ISK dapat dengan mudah diketahui pada tahap awal. Semakin lama menunda pengobatannya, semakin rumit masalahnya.

Pengobatan sendiri bisa mengurangi rasa sakit selama 2-3 hari, namun tidak bisa menyembuhkan kondisi yang ada. Segera berkonsultasi ke dokter sebelum minum obat apapun.

3. Terlambat Berobat

Jika tidak diobati pada awalnya, akan menyebabkan infeksi ginjal kompleks yang harus ditangani dengan antibiotik.

Jadi jika merasakan gejala ISK, berkonsultasilah dengan dokter dan konsumsi obat yang diresepkan oleh dokter.

4. Kurang Minum Air Putih

Tetap menjaga jumlah konsumsi air pada tubuh akan membuat pemulihan lebih cepat. Air yang masuk akan membersihkan dinding saluran kemih dan menghaluskan bakteri dari kandung kemih saat buang air kecil.

Kekurangan air pada tubuh bisa membuat bakteri membusuk di kandung kemih. Jadi selalu simpan sebotol air ke manapun anda pergi.

(Berapa Banyak Kebutuhan Air Minum per Hari? Ini Rumusnya!)

5. Konsumsi Antibiotik Tidak Teratur

Terapkan aturan minum antibiotik seperti yang dianjurkan oleh dokter. Berhenti meminumnya ketika merasa lebih baik akan membuat kondisi semakin memburuk.

Ini adalah kesalahan besar yang umum yang bisa terjadi. Jika berhenti mengonsumsi obat antibiotik, akan menyebabkan terapi tidak berjalan sempurna.

6. Hubungan Seksual

ISK bukan penyakit menular seksual, tetapi mungkin timbul karena seks. Cara terbaik adalah menahan diri dari hubungan seks jika mengidap ISK.

Hubungan seksual dapat mendorong bakteri dari vagina kembali ke kandung kemih sehingga dapat menyebabkan infeksi baru.

7. Alkohol dan Rokok

Menjauh sepenuhnya dari rokok, alkohol, dan kopi. Dianjurkan untuk menghindari buah asam, soda sitrus, makanan pedas, minuman bersoda dan pemanis buatan.
 

(Baca: Sering Nahan Pipis, 1 dari 7 Daftar Kebiasaan 'Sepele' yang Berbahaya)

8. Menahan Buang Air Kecil

Jika merasa hendak buang air kecil, ini berarti tubuh ingin mengeluarkan bakteri dari tubuh. Menahannya akan membuat pemulihan lebih lama dan dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan lainnya.

Singkatnya, menahan keluarnya air kencing berarti menahan bakteri di kandung kemih itu sendiri. Jadi pasien ISK jangan pernah menahan buang air kecil.

Reporter : Amanda Hanaria
Editor : Sukma Ratih

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×