Sebaiknya, Berapa Kali Ibu Hamil Periksa Kandungan?

  • Selasa, 7 April 2015 15:59 WIB

Tabloidnova.com - Dr. med. Damar Prasmusinto, SpOG. (K) Fetomaternal, dari Brawijaya Women & Children Hospital menyebutkan, hamil adalah suatu investasi yang tak hanya bagi orangtua saja, tapi juga untuk generasi selanjutnya.

"Kehadiran anak itu harus disiapkan. Selain itu, ibu hamil pun harus memiliki perasaan bahagia, nyaman, tenang. Sehingga bayinya diharapkan lahir sehat dan menjadi anak berkualitas."

Untuk itu, diperlukan deteksi dini pada janin, salah satunya dengan cara USG. Sering timbul pertanyaan, sebaiknya berapa kali ibu hamil periksa kandungan?

"Kalau menurut WHO ibu hamil periksa kandungan cukup 4 kali saja selama kehamilan. Di Indonesia pemeriksaan dilakukan tiap bulan. Makin dekat kelahiran makin sering periksa."

Tapi ada juga yang sebaliknya, di Inggris pada trimester awal sering dilakukan pemeriksaan. "Jika semua dalam kondisi normal, selanjutnya jarang dilakukan lagi pemeriksaan. Tinggal menunggu kelahiran saja. Memang harusnya seperti itu, kalau sudah normal, ya, sudah. Berbeda jika bayi atau kelahirannya tidak normal maka harus lebih sering melakukan kontrol."

USG digunakan sesuai kebutuhan, meski menurut Damar bagi dokter obgyn USG itu seperti stetoskop. "Karena bisa melihat segala hal."

Penggunaan USG memang tidak boleh terlalu sering karena ada gelombang energinya. Selain itu, harus ada aturan dan batasan. "Misalnya, di trimester pertama dianjurkan tidak memakai doppler karena kemungkinan berisiko pada kehamilan. Pemakaian paling lama sampai 10-15 menit saja," tutur Damar.

Noverita K. Waldan

Reporter : nova.id
Editor : nova.id

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×