Takut Kejang Demam

  • Minggu, 9 Januari 2011 00:00 WIB

Saat ini saya hamil anak pertama 8 bulan. Dalam riwayat kesehatan saya dan suami, kami berdua saat balita sangat sering demam tinggi sampai kejang (orangtua sering bilang step). Ibu saya saat balita juga sering mengalami kejang demam. Menurut beliau, hal seperti itu tampaknya menurun. Keadaan ini membuat saya khawatir.   

Apakah anak kami kelak juga akan mudah kejang apabila demam? Apa memang benar itu menurun? Jika memang faktor keturunan berpengaruh, apakah kelak anak kami akan lebih rentan demam dibanding anak lainnya? Apalagi secara histori, baik ayah maupun ibunya memiliki histori yang sama, tidak hanya dari salah satu pihak saja.

 

Apa sebenarnya penyebab kejang-kejang saat anak demam? Apa akibatnya apabila anak sering kejang saat demam? Apakah akan berpengaruh pada kecerdasan ataupun fungsi otak dan tubuh yang lain? Bagaimana cara pencegahan dan penanganan pertama di rumah yang benar secara medis?

 

Jika anak telanjur mengalami kejang, apa memang pengobatannya harus dengan antibiotik yang dosisnya cukup tinggi? Karena saya dulu sering disuntik atau diberi obat dengan antibiotik dosis tinggi sehingga pertumbuhan gigi saya tidak bagus. Apa yang perlu dipersiapkan dan dipelajari orangtua apabila memiliki anak dengan kecenderungan mudah kejang saat demam?

 

Saya sangat mengharapkan jawaban dari Dokter. Terima kasih atas jawabannya.

 

Rina ­- Malang

Reporter : nova.id
Editor : nova.id

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×