Bayi Penderita Hidrosefalus itu Kini Terserang Herpes

  • Rabu, 24 Agustus 2016 11:01 WIB

Selly Anggraeni yang mulai rewel lantaran terserang herpes, saat digendong Khusaeri. | Hamzah Arfah

Cobaan Selly Anggraeni (3), anak balita penderita hidrosefalus asal Dusun Amburan, Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Gresik, Jawa Timur, sepertinya belum berakhir.

Setelah mengidap penyakit yang membuat ukuran kepalanya menjadi besar, anak dari Khusaeri (44) dan Mukhlis (35) itu kini mulai terserang penyakit herpes kulit. Penyakit tersebut mulai menyerang sekitar leher Selly dan juga di bagian lipatan paha serta sekitar area organ vital.

“Sekitar seminggu yang lalu sudah mulai kena herpes. Nah, pas sampean kemarin ke sini itu sebenarnya sudah mulai, tetapi belum parah seperti sekarang,” tutur Khusaeri kepada Kompas.com, Selasa (23/8/2016).

Imbas dari penyakit herpes kulit yang dialaminya, kata Khusaeri, kini Selly jadi lebih sulit untuk tidur pada malam hari dan kerap menangis. Bahkan, Selly sering kali terjaga dari pukul 21.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB pada hari berikutnya.

Baca juga: Bocah Hidrosefalus Meninggal Dunia Setelah Sempat Ditolak Pihak Rumah Sakit

Meski pihak keluarga juga sudah memeriksakan Selly ke puskesmas terdekat, bocah malang itu hingga kini belum sembuh.

“Sudah kami periksakan enam hari lalu di puskesmas, dan sudah dikasih salep sama bedak. Namun, sampai saat ini, penyakit herpes Selly saya lihat tak ada perubahan. Lho, Mas, sek abang lan nyenyek (masih merah dan kulitnya masih iritasi parah),” ujarnya.

Untuk itu, Khusaeri berencana memeriksakan anak ketiganya tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo di Surabaya, sekaligus untuk memeriksakan perkembangan penyakit hidrosefalus yang dialami Selly.

“Rencananya, akan kami bawa ke Rumah Sakit dr Soetomo saja, Mas, sekalian untuk mengetahui perkembangan penyakit kepala yang dideritanya, Kamis (25/8/2016). Lagian, kami juga lama tidak lagi memeriksakan Selly ke sana karena tidak mempunyai biaya,” beber Khusaeri.

Ia menerangkan bahwa pemeriksaan penyakit Selly memang digratiskan oleh pihak RSUD dr Soetomo. Namun, untuk menuju Surabaya dari rumahnya yang ada di Gresik, ia membutuhkan carteran mobil yang biayanya bagi Khusaeri tidak murah.

Reporter : Uda Deddy Adrian
Editor : Uda Deddy Adrian

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×