Gara-Gara Istri Minta Mobil Baru, Jadi Alasan Kuat Pendi Lakukan Pembunuhan Sadis pada Keluarganya

  • Selasa, 13 Februari 2018 17:35 WIB

Barang bukti pakaian dan seprei yang menimbulkan bau anyir di sekitar lokasi kejadian pembunuhan, Selasa (13/2) | Kompas.com/Ridwan Aji Pitoko

"Jadi tiga hari sebelum pembunuhan, keduanya terlibat cekcok karena tersangka ini tidak mau memberikan uang cicilan untuk membayar mobil yang dibeli oleh Emah. Dari situ tersangka terus bertengkar dan berniat membunuh istrinya tersebut," kata Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan di lokasi kejadian, Selasa (13/2), dikutip NOVA.id dari Kompas.com.

 Atas perbuatannya itu, Pendi dikenakan Pasal 338 juncto Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan hukuman penjara seumur hidup.

Baca juga: Berjuta Kebaikan dalam Segelas Susu Gurih Tanpa Garam yang Wajib Kita Tahu

Terkuaknya pembunuhan sadis ini bermula dari kecurigaan salah seorang warga yang bernama Khadijah.

"Sekitar jam 02.30 pagi, saya yang lagi urus cucu saya dengar teriakan 'Astaghfirullah'. Pokoknya dia nyebut gitu," kata Khadijah, salah seorang warga Perumahan Taman Kota Permai 2, saat ditemui Kompas.com, Selasa (13/2).

Tak hanya itu, Khadijah juga mengaku sempat mendengar suara benturan yang sangat keras di dinding rumahnya yang berasal dari kediaman Emah.

Baca juga: Tak Perlu Was-Was Memulai Bisnis Bakery Asal Ada Tepung Premix, Ini Alasannya

"Saya dengar suara gitu, seperti kepala dibenturin ke tembok. Saya enggak berani menolong karena takut," imbuh Khadijah.

Hingga saat pagi menjelang, Khadijah memutuskan untuk melapor ke Ketua RT 05, Pratomo.

Selanjutnya, Pratomo yang didampingi warga langsung melakukan penggeledahan dan ditemukan satu keluarga tersebut sudah dalam keadaan tewas dengan darah yang berceceran di dalam rumah. (*)

Reporter : Amanda Hanaria
Editor : Amanda Hanaria

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×