Penganiayaan Anggota Sabhawana Merupakan Tradisi

  • Rabu, 2 Juli 2014 14:54 WIB

Rikwanto - yetta

"Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto (foto: NOVA/Yetta Angelina) "

TabloidNova.com - DW, TM, AM, KR, dan PU, lima tersangka penganiayaan Arfiand Caesar Al Irhami (16), siswa SMAN 3 saat pelatihan pecinta alam di kawasan Gunung Tangkuban Perahu, Jawa Barat, mengungkapkan penganiayaan merupakan bagian dari tradisi.

"Dianggap hal seperti itu (penganiayaan) merupakan tradisi. Mereka tidak bisa membedakan mana pembinaan mental mana penganiayaan," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/7/2014).

Rikwanto menambahkan peran masing-masing pelaku berbeda, yakni ada yang menampar, memukul, dan meninju korban. "Pukulan rata-rata menggunakan tangan. Untuk lebih jelasnya nanti kita lihat hasil visum," kata Rikwanto.

Menurut Rikwanto, saat ini penyidik juga tengah mengumpulkan kesaksian lain dan barang bukti untuk menjerat tersangka baru.

TRIBUNNEWS.COM / Theresia Felisiani

Reporter : nova.id
Editor : nova.id

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×