Status Terakhir Mahasiswi Penjual Angkringan Sebelum Tewas: "Sleeping In Heaven"

  • Senin, 4 Mei 2015 16:13 WIB

Tabloidnova.com - Sosok Eka Mayasari (27) yang akrab dipanggil Maya, mahasiswi penjual angkringan yang tewas di kontrakannya di Janti, Sabtu (2/5/2015) malam, meninggalkan kesan mendalam bagi teman - temannya.

Hingga kabar duka itu datang, tak seorang pun teman menduga hidup Maya akan berakhir tragis. Ia diduga kuat jadi korban pembunuhan sekaligus perudungan seksual orang tak dikenal. Polisi pun hingga saat ini masih menyelidiki kasus ini.

Baca: Saat Ditemukan, Jenazah Mahasiswa Penjual Angkringan Ditutupi Sajadah

Agus Kuswanto, salah seorang teman yang pernah satu kantor dengan Maya di sebuah perusahaan komunikasi seluler di Yogya, mengungkapkan bahwa di aplikasi percakapan WhatsApp-nya, terbaca status terakhir mahasiswa penjual angkringan sebelum tewas ini, yakni "Sleeping in Heaven".

Gadis berwajah Jepang dan kerap berpenampilan ala "harajuku" saat dulu bekerja ini pun dikenal berwatak baik, mudah bergaul, tidak pilih - pilih. Agus juga mengetahui, Maya memiliki keluhan sakit di tulang punggung, yang katanya cukup mengganggu aktivitasnya. Namun, rasa sakit yang menderanya itu kerap tak dihiraukan saat bekerja.

Baca: Malang, Mahasiswi Penjual Angkringan Ini Ditemukan Tewas di Kamar Kontrakannya

Sesudah keluar dari tempat kerjanya, Maya hidup mandiri. Ia lalu memiliih untuk membuka sebuah warung angkringan yang diberi nama D'Maya Janti. Bahkan, tanpa canggung, ia melayani langsung konsumennya yang kebanyakan dari kalangan laki - laki.

Septiandri Mandariana/Tribunnews.com

Reporter : nova.id
Editor : nova.id

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×