Kus, Pahlawan Anak-Anak Difabel

  • Selasa, 20 Agustus 2013 11:47 WIB

kus 03

"Repro: Laili "

Sepeninggal polisi lalu lintas yang baik hati itu, mulai terdengar cerita-cerita manis pengabdian mendiang kepada anak-anak difabel yang dirawat di Panti Asuhan. Yayasan Sayap Ibu.

Semasa hidup, mendiang rupanya sudah mengabdikan diri menghibur dan menemani anak-anak di sana selama lebih dari 5 tahunan. Atas keikhlasan dan pengabdian tersebut, Yayasan Sayap Ibu dan Satgas Perlindungan Anak yang diketuai M Ihsan, memberikan "Kak Seto Award" terhadap mendiang.

"Kak Seto award ini kita pilih namanya karena saya dan banyak masyarakat mengenal Kak seto yang tetap konsisten di jalur perlindungan anak sejak dulu. Ini untuk mengingatkan orang agar mengapresiasi konsistensi dalam upaya perlindungan anak," ujar M Ihsan kepada para wartawan.

Kak Seto yang juga hadir saat penyerahan award, berharap agar keteladanan yang sudah diperlihatkan oleh Ipda Anumerta Kus Hendratna dalam mencintai anak-anak juga dapat dilakukan orang lain dan dengan berbagai profesi lain.

"Ternyata, mencintai anak-anak tidak harus oleh Guru Taman Kanak-Kanak saja tapi seorang anggota kepolisian yang selama ini difigurkan berwajah angker dan galak, ternyata juga bisa dekat dengan anak-anak," ujar Kak Seto menuturkan kesannya terhadap Ipda Anumerta Kus Hendratna.

Keteladanan Kus Hendratna disinggung Kak Seto, bahkan 12 jam sebelum Kus meninggal dunia, pak polisi yang baik hati itu bahkan sempat mendongeng dan bercerita kepada anak-anak. Hal ini membuat Satgas PA juga yayasan Sayap Ibu, berjuang untuk memberikan penghargaan  kepada mendiang juga beasiswa kepada anak-anak mendiang.

"Saya mewakili keluarga dan Bapak Kapolri, mengucapkan terima kasih atas apresiasi  Kak Seto dan Bapak Muhammad Ihsan yang memberi apresiasi luar biasa kepada almarhum," ungkap Assisten SDM Kapolri, Irjen Pol Drs. Prasetyo, SH, MM, M.Hum.

Reporter : nova.id
Editor : nova.id

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×