Muri Handayani, Ajak Ibu Rumah Tangga Melek Bisnis Online

  • Senin, 2 Februari 2015 18:24 WIB

Muri Handayani

"Foto: Dok Pri "

Berbagi ilmu sekaligus mengembangkan jaringan menjadi fokus bisnis Muri Handayani (31). Hani, begitu ia disapa, memulainya dengan berbagi tips sukses menjalankan bisnis online RaZha miliknya di media sosial. Ternyata respons yang datang positif dan permintaan mengajar pun berdatangan. Ia kemudian mendirikan Sekolah Bisnis Online (SBO) yang kini semakin diminati dan diikuti banyak peserta, termasuk dari mancanegara. Sistem mengajar online dibuatnya dengan memanfaatkan Facebook group.

Ide membuat SBO berawal dari keinginan Hani mengubah mindset 'bekerja untuk orang lain' menjadi 'pemberi kerja'. "Sudah saatnya Indonesia mencetak generasi pemberi lapangan kerja. SBO dibentuk untuk mengedukasi wanita dan melatih wanita untuk bisa menjadi pengusaha," kata perempuan kelahiran Jakarta 24 November 1983 ini.

Bentuk bisnis yang dikenalkan ibu dua anak ini bisa dijalani dari rumah, tanpa meninggalkan tugas dan kewajiban sebagai ibu dan istri. Waktunya juga fleksibel, tidak meninggalkan kewajiban rumah tangganya.

Istri Dwi Putro ini termotivasi membentuk SBO karena ingin mendorong para ibu rumah tangga agar terus belajar dan menunjukkan bahwa rumah bukan penghalang berwirausaha. "SBO mendampingi para ibu dalam proses belajar menjadi pengusaha, dengan penuh kebersamaan dan kepedulian, khas ibu-ibu rumah tangga. Sesuai tagline SBO, yaitu 'Gaptek Hilang, Rejeki Datang',"ucapnya.

Lewat pengalaman pribadinya, Hani merasakan tantangan yang dihadapi untuk terus belajar dan mengabdi pada suami. "Saya pernah, dalam kondisi hamil besar nekat ke luar kota demi mengikuti seminar bisnis. Saya jadi semakin yakin bahwa sistem belajar SBO cocok dan akan diminati ibu rumah tangga lain. Dan ternyata saya tidak salah," ungkapnya bangga.

Banyak Peminat

SBO yang didirikan bulan September 2013 lalu memang berkembang pesat. Hanya dalam waktu setahun, kini tercatat memiliki hampir 1.000 orang alumni, termasuk di 13 negara lain seperti Jerman, Taiwan, Oman, Amerika Serikat, Swedia, Singapura, dan lain-lain.

Reporter : nova.id
Editor : nova.id

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×