Harga Daging Semakin Mahal? Ikuti Trik Hemat Belanja Daging!

  • Sabtu, 29 November 2014 19:33 WIB

Tabloidnova.com - Ketika harga barang kebutuhan pokok mulai melambung, termasuk harga daging, bisa jadi menu berbahan dasar daging akan jadi berkurang dalam menu makanan di rumah. Memang, sumber protein tidak hanya bisa didapat dari daging saja. Ada banyak sumber lain yang dapat menggantikan protein.

Namun bagi yang terbiasa menyajikan menu berbahan daging di rumah, tentu akan terasa ada yang kurang bila tidak ada daging. Apalagi jika sampai berhari-hari harus mengurangi menu daging.

Tak usah khawatir, Anda tetap bisa mengolah sajian daging istimewa untuk keluarga jika tahu cara menyiasatinya. Simak saja trik hemat belanja daging:

1. Cari tahu informasi diskon harga daging
Cobalah mampir ke supermarket dekat rumah, siapa tahu sedang ada harga khusus untuk daging di sana. Jika Anda merasa harga daging di tukang sayur langganan sudah lebih mahal, cara ini bisa Anda lakukan.

Biasanya sejumlah supermarket akan mengumumkan harga khusus di musim-musim tertentu melalui surat kabar atapun media sosial. Tak ada salahnya Anda menjadi follower dari sejumlah supermarket untuk mengetahui infomasi harga diskon di sana.

2. Pilih bagian daging yang lebih murah
Daging sapi adalah salah satu jenis daging yang harganya lebih mahal ketimbang daging unggas atau ikan. Namun jika Anda terbiasa membeli daging bagian has dalam yang mahal, kali ini Anda bisa memilih bagian sandung lamur atau panggul sapi yang biasanya lebih murah.

Agar dalam sajian Anda tetap ada rasa kaldu daging, beli saja sepotong daging berukuran cukup (lebih kecil dari biasanya). Selanjutnya, tambahkan sayuran lebih banyak ke dalam sajian Anda. Jika ingin membuat sup, tambahkan sayuran lebih banyak. Jika ingin membuat semur, tambahkan kentang lebih banyak.

Atau, Anda bisa memilih daging cincang untuk campuran tumisan Anda. Selain harganya lebih murah dari sepotong daging utuh, daging cincang lebih serbaguna. Daging cincang tidak hanya bisa diolah menjadi tumisan, tapi juga menjadi spaghetti.

3. Pilih daging ayam
Bagi penggemar daging merah, cobalah sesekali untuk mengolah daging putih. Pilih bagian paha dan kaki ayam untuk mendapatkan kaldu yang lebih gurih. Bagian paha mengandung lebih banyak lemak dibandingkan dada ayam, dan memiliki rasa yang lebih gurih. Paha dan kaki ayam dapat diolah menjadi sup, kari, atau campuran tumis dengan disuwir-suwir dagingnya.

4. Mengolah hati sapi atau hati ayam 
Daging bagian hati dianggap yang paling sehat karena mengandung banyak vitamin, termasuk vitamin B-12 dan vitamin A. Tak perlu membeli berkilo-kilo hati sapi atau hati ayam bila tak sedang menjamu tamu. Beli saja secukupnya, campur dengan bahan masakan lain pada tumisan, sup, atau semur.

Intan Y. Septiani/The Mirror

Reporter : nova.id
Editor : nova.id

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×