Jeremy Thomas Curiga Ada Laporan Palsu Pada Kasusnya, Putuskan Jalur Ini yang Ditempuh

  • Sabtu, 12 Agustus 2017 18:51 WIB

Jeremy Thomas saat membicarakan tentang penetapan anaknya, Axel Matthew sebagai tersangka kasus penyalahgunaan psikotropika. | kompas.com

NOVA.id - Jeremy Thomas jadi berpikir dua kali untuk melaporkan balik Alexander Patrick Morris, warga negara asing yang bersengketa dengannya  perihal pengalihan aset berupa vila di Bali.

Jeremy menduga ada yang tidak beres dengan proses hukumnya.

Ia curiga adanya laporan palsu dalam penetapannya sebagai tersangka kasus dugaan penipuan yang ditangani Polda Bali sejak 2014 silam.

Ini ia sampaikan lewat kuasa hukumnya, Amin Zakaria, dalam jumpa pers di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8) seperti yang dikutip NOVA.id dari KOMPAS.com.

"Kami mau melaporkan balik, dugaan laporan palsu," ujar Amin.

(Baca juga: Musdalifah Sedang Dirundung Masalah, Nassar Malah Tertangkap Kamera Tengah Asik dengan Perempuan Ini)

Ia merujuk pada Surat Ketetapan Nomor S.Tap/69.B/VIII/2016/Ditreskrimum tentang penghentian penyidikan atas laporan Morris kepada Jeremy pada 2015 lalu karena bukan tindak pidana. Surat itu dikeluarkan oleh Polda Bali tertanggal 12 Agustus 2016.

Serta menurut Amin, Biro Wassidik Bareskrim Mabes Polri juga telah menggelar bahwa tidak ada dugaan tindak pidana dalam perkara tersebut.

Namun pihak Jeremy Thomas tidak mau sesumbar. Mereka memilih meneliti nerkas laporan terhadap Jeremy terlwbih dahulu.

Karena yang menjadi alat bukti kami itu fakta kalau nanti kami melihat laporan itu ada unsur pemalsuan, kami akan melaporkan balik," ujar Amin.

Reporter : Menda Clara Florencia
Editor : Octa

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×