Inilah Tips Lengkap Menulis dan Memotret Kuliner dari Food Blogger Ternama

Editor: nova.id / nova.id
Rabu, 18 Maret 2015
Foto :

Tabloidnova.com - Anda senang berwisata kuliner and mengabadikan berbagai sajian khas nusantara sebelum disantap, kemudian mengunggahnya ke media sosial? Jika ya, Anda tentu tak sendiri.

Ada banyak sekali orang di seluruh dunia yang memiliki minat yang sama dengan Anda. Namun jika kegiatan berwisata kuliner, memotret hidangan, menuliskannya, lalu mengunggahnya ke dunia maya ingin digarap lebih serius, Anda tak hanya dapat menggunakan media sosial tapi juga mengunggahnya dalam sebuah blog.

Seperti yang dilakukan pria yang tinggal di Bali, Bayu Amus. Sejak membuat blog bernama Epicurina yang mengulas tentang berbagai jenis kuliner khas nusantara, nama Bayu di kalangan blogger Tanah Air langsung ngetop.  

Percaya atau tidak, ketika blog seseorang sudah sangat dikenal dan memiliki banyak pengikut atau followers yang tersebar di bebagai negara, ia akan mampu menjadikan kegiatan menulis blog sebagai profesi yang tentu saja menghasilkan pendapatan. Seperti juga halnya blog milik Bayu yang kini sudah dipenuhi oleh para pemasang iklan.  

Nah, Anda ingin mengikuti jejak Bayu? Berikut sejumlah tips menulis dan memotret kuliner Indonesia dari blogger Bayu Amus. Oh ya, satu saran penting yang Bayu sampaikan: "Berlatihlah untuk menulis dalam Bahasa Inggris agar blog kita semakin diapresiasi masyarakat Internasional."  

Tips Menulis untuk Blog Kuliner

1. Menulislah dengan gaya bahasa sendiri layaknya sedang mendongeng sebuah sejarah dari suatu jenis kuliner khas Indonesia, ketimbang menconteknya bulat-bulat dari Wikipedia atau sumber lain.

2. Ketahui apa yang ingin ditulis, jangan menulis apa yang sudah diketahui saja.

3. Sajikan kebenaran dalam tulisan, namun jangan lupa untuk selalu memasukkan perspektif pribadi mengenai suatu makanan yang Anda coba.

4. Ciptakan 'drama' kecil dalam isi tulisan, sehingga pembaca dapat menangkap kejutan-kejutan atau semakin tertarik untuk membaca lagi dan lagi tulisan yang diunggah dalam blog.

5. Jangan kritik tulisan sendiri. Sebaiknya tulis saja hingga selesai apa yang ingin ditulis, kemudian edit tulisan dari atas hingga akhir.

6. Usahakan menulis secara serial sehingga pembaca merasa terikat untuk terus mengikuti tulisan yang diungah ke dalam blog ketimbang menulis secara terputus-putus. Tips ini sangat berguna terutama bagi para blogger pemula.

7. Selanjutnya, menulis, menulis, dan menulis terus hingga pembaca akan tahu bahwa tulisan Anda memiliki gaya tersendiri dan khas.

Setelah rampung, tulisan pun harus melalui tahap pengeditan dari diri sendiri, lo. Apa yang harus diperhatikan?

Pertama, perkaya tentang food vocabulary sehingga tulisan yang dibuat akan semakin menarik dibaca, plus menambah wawasan bagi para pembaca mengenai dunia kuliner.

Kedua, usahakan untuk selalu membatasi panjang tulisan sehingga pembaca tidak bosan membaca tulisan yang diunggah ke dalam blog. Terlebih jika mulai sering diminta menulis artikel untuk majalah tertentu.

Tips Memotret untuk di Blog Kuliner

1. Memotret makanan sebaiknya lakukan di siang hari atau ketika terdapat cahaya terang. Jika sedang makan malam, usahakan tekstur makanan tetap terlihat jelas saat difoto.

2. Jika ruangan tempat makan tampak gelap, bisa gunakan sumber cahaya dari kamera atau lampu tambahan.

3. Agar foto hidangan tidak goyang, bisa gunakan tripod. Kalaupun ingin menampilkan kesan blur, tampilkan efek bokeh untuk kesan lebih dramatis.

4. Eksplorasi sudut pengambilan gambar agar foto yang dihasilkan semakin menarik untuk dilihat oleh pembaca.

5. Selanjutnya, terus latihan dan jangan berhenti memotret hingga mampu menghasilkan foto kuliner terbaik.  

Intan Y. Septiani

Penulis : nova.id

Tabloidnova.com, situs wanita paling lengkap yang menyajikan berita terkini seputar dunia wanita, busana, kecantikan, kuliner sedap, selebriti, kesehatan, profil, keluarga, karier, griya, zodiak horoskop secara inspriatif.