Mukena Manis

By nova.id, Kamis, 26 Juli 2012 | 06:40 WIB
Mukena Manis (nova.id)

Mukena Manis (nova.id)

"Foto: Daniel Supriyono/NOVA "

1. Bagian kepala mukena cenderung lembap dikarenakan terkena basah dari rambut yang dibasuh air. Sebaiknya setelah digunakan, gantung dengan hanger agar tetap kering terkena angin.

2. Hindari mencuci mukena menggunakan mesin cuci, cukup merendam dengan air hangat lalu dicapur sedikit deterjen. Hindari menggunakan pemutih agar warna motif tetap mengilat.

3. Setelah dicuci, mukena cukup diangin-anginkan, hindari menjemur langsung dibawah sinar matahari, untuk menghindari memudarnya warna dan motif pada mukena.

4. Hindari memeras mukena setelah proses pencucian apalagi untuk mukena yang memiliki bordir atau payet. Mukena bisa langsung dijemur dan diangin-anginkan.

5. Saat kering, setrika mukena dengan derajat panas yang sedang, agar mukena tidak mudah rapuh.

6. Setelah semua proses selesai, simpan mukena ditempat yang kering dan lipat dengan posisi yang rapi. Mukena Anda siap digunakan kembali.

Wisnu Sulistyanto

Model: Mega dan Patricia, Tata Rias dan Rambut: Dimas Singgih (081311434104), Mukena: House OF Ria Miranda Bintaro, Jl. Taman Bintaro Barat Blok F 1 No 7. Bintaro jaya Sektor 1 Jakarta (021-7350505), Pengarah Gaya: Wisnu Sulistyanto, Foto: Daniel Supriyono/NOVA