Kenali Colitis Ulcerosa, Radang Pencernaan Genetik!

By nova.id, Kamis, 25 Juli 2013 | 04:09 WIB
Kenali Colitis Ulcerosa Radang Pencernaan Genetik (nova.id)

Kenali Colitis Ulcerosa Radang Pencernaan Genetik (nova.id)

"Ilustrasi Aries Tanjung "

 Colitis sendiri merupakan penyakit yang dipicu oleh kerentanan karena faktor genetik seseorang. Bukan disebabkan oleh makanan atau pola makan, sebagaimana penyakit diare lainnya. Kendati demikian,  modifikasi diet dapat mengurangi ketidaknyamanan penderita.

Beberapa gejala colitis diantaranya:

·     Mulas dan diare.  Beberapa orang dengan colitis mungkin akan menderita diare 10 sampai 20 kali sehari. Bahkan dorongan untuk BAB dapat membangunkan Anda di malam hari.

·     Perdarahan rektum. Penyakit ini juga biasanya menyebabkan diare berdarah dan berlendir. Anda juga dapat mengalami nyeri dubur dan diare hingga mengosongkan perut Anda.

·     Sakit perut, atau yang sering digambarkan seperti kram perut. Saat ini terjadi, perut  mungkin terasa sakit bila disentuh.

·     Sembelit. Gejala ini dapat berkembang tergantung pada  bagian  usus besar yang dipengaruhi. Sembelit  akan lebih sering  daripada diare biasa.

·     Hilang nafsu makan.

·     Demam. Dalam kasus yang parah, demam atau gejala lain yang mempengaruhi seluruh tubuh dapat terjadi.

·     Berat badan menurun. Gejala yang terus berlangsung, seperti diare, dapat menyebabkan penurunan berat badan.

·     Anemia. Beberapa orang dengan colitis akan mengalami anemia karena kadar zat besi rendah disebabkan oleh tinja berdarah atau radang usus.

Semua gejala ini sebaiknya disimpulkan oleh dokter spesialis penyakit dalam untuk menentukan apakah termasuk gejala colitis atau bukan.

Para penderita colitis biasanya akan diterapi dengan obat anti-inflamasi, imunosupresi, dan terapi biologi yang menargetkan komponen tertentu dari respon kekebalan. Beberapa kasus colitis  yang parah, perlu dilakukan kolektomi atau pengangkatan sebagian (atau seluruh) usus besar melalui operasi.

Laili  / dari berbagai sumber