Pasanganku Gila Belanja (2)

By nova.id, Minggu, 6 Maret 2011 | 17:03 WIB
Pasanganku Gila Belanja 2 (nova.id)

Mainkan Angel's Mind

Memang, butuh latihan untuk mampu mengendalikan diri, khususnya dalam hal belanja. Saran Widiawati, kendalikan keinginan belanja dengan memainkan self talk.

Pada saat keinginan belanja muncul, maka akan terjadi perang batin, "Beli-enggak, ya?" Ketika ini muncul, mainkan mind set kita. Anggap saja sebelah kiri pikiran kita adalah Devil's Mind dan sebelah kanan adalah Angel's Mind kita.

Pada saat keinginan itu muncul, Devil's Mind kita akan memengaruhi kita, "Ayo, beli saja, tunggu apa lagi?" Nah, kita harus benar-benar sadar. Mainkan Angel's Mind dan lakukan self talk untuk mengendalikan diri. "Enggak usahlah, di rumah kan, sudah punya. Masih ada keperluan lain juga." Dengan memainkan Angel's Mind dan self talk, ujar Widiawati, "Perilaku impulsif bisa dihindari, kok."

Belanja Diam-diam

Bagaimana bila pasangan hobi belanja diam-diam? Tentu, ini juga bisa memengaruhi keuangan keluarga. Kalau keuangan berlebih, mungkin tidak akan kelihatan. Tapi kalau keuangan terbatas, bisa-bisa belum sampai tanggal gajian, uang sudah habis.

Belanja diam-diam juga bisa membuat suami merasa istrinya tidak jujur. Pasalnya, apa yang dibeli belum tentu berguna untuk suami atau keluarga, dan semata hanya untuk kepentingan pribadi istri. Baju misalnya. "Kalau mau jujur, sebetulnya kan tidak harus beli setiap bulan. Cuma, perempuan memang kadang-kadang risih kalau pakai baju yang sama karena enggak enak kalau ketahuan teman-temannya. Lebih-lebih bila mereka punya aktivitas kelompok," kata Widiawati.

Jika ini terjadi, suami sebaiknya memberitahu istri. "Bukan langsung melarang, lho. Istri juga harus bisa melihat situasi, mana yang penting dan mana yang tidak penting. Kalau dianggap penting semua, ya semuanya pasti dibeli. Perempuan itu sebetulnya kan, direktur keuangan keluarga. Memang tidak mudah, tetapi kalau pintar mengelola, sebetulnya banyak sekali hasilnya, kok," kata Widiawati.

Tips Belanja Cermat

Kembali ke komitmen di awal pernikahan, terutama dalam hal pengelolaan keuangan.

Cermatlah sebelum membeli barang. Kalau memang tidak perlu, tidak usah memaksakan diri membeli.

Pengendalian diri penting. Sebelum membeli, biasakan menulis apa yang akan kita beli. Sehingga ketika di toko, kita tidak tergoda untuk membeli barang lain.

Hasto Prianggoro