Serba-Serbi Jamur (2)

By nova.id, Senin, 20 April 2009 | 17:01 WIB
Serba Serbi Jamur 2 (nova.id)

Jamur AbaloneJamur ini memiliki tekstur agak keras, tapi kaya vitamin B1 dan C, juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta dapat mencegah penyakit kanker. Teksturnya seperti daging dan mudah dibuat aneka masakan favorit keluarga.

Jamur Merang Berwarna cokelat muda, biasanya tumbuh pada jerami padi atau merang. Jamur merang mengandung protein, zat besi, lemak, seng, beberapa asam amino, dan kaya vitamin C. Jamur ini juga berkhasiat mengurangi tekanan darah tinggi dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Teksturnya yang lembut cocok sekali diolah dalam masakan sup, cah/ tumisan, pepes/ kukus, dan hidangan yang dipanggang. Saat ini jamur merang dapat dijumpai dalam kondisi segar, kalengan, atau dibungkus plastik dalam rendaman air. Jamur Enoki Jamur Enoki sangat bernilai di Asia dan menjadi pendatang baru di pasar jamur komersial. Jamur ini memiliki kandungan gizi dan vitamin tinggi, antara lain vitamin B1, B2, dan E. Berkhasiat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah, mencegah tekanan darah tinggi, dan penyumbatan pembuluh darah.

Juga dapat mengurangi rasa lelah dan menurunkan kelebihan berat badan, dengan cara memperbaiki sistem metabolisme dalam tubuh. Jamur Enoki dapat digunakan sebagai campuran salad dan sangat populer sebagai salah satu bahan dalam campuran hidangan shabu-shabu. Jamur Kancing (Champignon) Di sini dikenal dengan nama jamur kancing. Termasuk dalam jenis jamur bunga putih. Jamur ini dibudidayakan khusus di daerah beriklim sejuk. Biasanya dijual segar atau kalengan. Jamur ini juga dapat diawetkan dengan cara dikeringkan untuk dijadikan tepung jamur atau keripik jamur.

Kota Dieng, Jawa Tengah terkenal sebagai sentra jamur, terutama sejak sistem pengalengan jamur masuk pada 1970 di Indonesia. Media tanam yang digunakan untuk budidaya jamur champignon terdiri dari kompos seperti limbah ampas tebu, jerami, dan batang tanaman jagung. Jamur Kuping Putih (Jamur Es) Dijual dalam keadaan kering, biasa terdapat di toko swalayan atau gerai bahan makanan Cina. Pilihlah jamur putih kering yang warnanya putih bersih, jangan yang bernoda kuning atau cokelat, karena rasanya akan sedikit pahit.

Jamur kuping putih berbentuk rumbai-rumbai tak beraturan, berwarna putih dan bening seperti agar-agar. Jamur ini biasa tumbuh di permukaan kayu yang sudah lapuk dari pohon yang berdaun lebar.

Jamur yang sudah dikeringkan akan jadi sangat mengkerut dan harus direndam di dalam air sebelum dikonsumsi. Jamur ini memang lebih banyak dijual kering dan sering digunakan untuk membuat hidangan pencuci mulut, tak memiliki rasa, dan tekturnya kenyal seperti jelly. Konon, jamur kuping putih juga berkhasiat untuk kesehatan.

Erwin Kuditawati/ dari berbagai sumberFoto: Adrianus Adrianto/Nova