Dua Menteri Kunjungi Hafidz

By nova.id, Selasa, 4 Maret 2014 | 10:02 WIB
Dua Menteri Kunjungi Hafidz (nova.id)

Dua Menteri Kunjungi Hafidz (nova.id)

"Dikunjungi Linda Gumelar. Foto dok RS Pertamedika Sunter City "

Muhammad Sayid Hafidz, bocah 8 tahun penderita Allegile Syndrome Pro Transplantasi Liver  memang istimewa.  Ia mengidap penyakit langka yang hanya ada 1 di antara 1 juta kasus di seluruh dunia. Ia mengalami kelainan hati, jantung, dan tulang.  Pekan silam, ia sudah berhasil menjalani operasi transplantasi hati dengan pendonor ayah tercinta Sugeng Kartika.

Kondisi Hafidz membuat dua menteri tergerak untuk menjenguknya di RS Pertamedika Sentul City, yaitu Menteri Negara  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Linda Gumelar dan Dahlan Iskan.  Linda Gumelar mengunjungi Hafidz Sabtu (1/3) dan Dahlan Iskan hadir sehari setelahnya. "Perhatian yang diberikan Menteri merupakan sebuah berkah atas semua perjuangan yang Hafidz dan keluarga lakukan," ujar  Astri Wijayanti, Corporate Public Relation RS Pertamedika Sentul City.

 Kepada Linda, Hafidz sempat menyatakan keinginannya minta sepeda.  Hafidz memang sudah lama bermain sepeda, tapi keterbatasan fisik membuatnya kesulitan bermain.  Linda pun berjanji akan membelikan sepeda, yang disambut Hafidz dengan suka cita. Dan, Bu Linda memang benar-benar memenuhi janjinya.  Mengetahui sang ayah yang jadi pendonor hati, Linda mengungkapkan, "Kisah Hafidz menunjukkan betapa pentingnya peran sang ayah dalam sebuah keluarga. Itu akan sangat berdampak baik  bagi ibu maupun anaknya. Sekarang adalah saatnya kita mendukung Hafidz dan para dokter harus lebih baik lagi dalam menjaga kondisinya," ujar Linda yang menjenguk Hafidz di ruang ICU.

Kini, Hafidz dalam kondisi stabil dan dalam pengawasan intensif . Prof Koichi Tanaka mengatakan,  "Transplantasi hati pada anak merupakan sebuah operasi yang tidak mudah. Sebab, pembuluh darah anak-anak lebih kecil dan rapuh dibandingkan orang dewasa."

Perawatan setelah transplantasi  adalah fase yang sangat membutuhkan penanganan intensif. Untuk Hafidz, satu bulan pertama adalah masa yang krusiao dalam perkembangan hati baru yang dicangkokkan. Pencangkokan hati memerlukan masa minimal 7-14 hari untuk beradaptasi dengan seluruh organ tubuh Hafidz. Pengobatan Hafidz memerlukan waktu sekurangnya 1 tahun ke depan.

Henry