Korban Tertipu Uang Suvenir PERURI

By nova.id, Selasa, 17 September 2013 | 09:54 WIB
Korban Tertipu Uang Suvenir PERURI (nova.id)

Korban Tertipu Uang Suvenir PERURI (nova.id)
Korban Tertipu Uang Suvenir PERURI (nova.id)

"Foto: Laili/NOVA "

"Di daerah Bekasi ada percetakan uang (PERURI) yang mengeluarkan souvenir uang ini bisa dalam lebar semeter. Namun sengaja dibuat nomor serinya sama dalam satu lembar. Souvenir ini tidak bisa digunakan untuk transaksi," ungkap Kanit V Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Antonius Agus kepada wartawan, Selasa (17/9).

Dengan mudah korban terpedaya dan mentransfer uangnya sebesar Rp 2 milyar dari total Rp 60 Milyar yang disepakati. Kepada korban pelaku mengaku akan menggunakan uang itu untuk membuka rekening bersama yang akan dipergunakan mencairkan uang dari gudang.

"Kepada korban, pelaku menjanjikan akan mengirim Rp 60 milyar. Namun baru pertama kali menyetor, pelaku sudah menarik dana dan kabur," kata Anton.

Dua orang korban AAM melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polda Metro Jaya. Dan pada tanggal 31 Juli 2013, AAM dibekuk di hotel Sukabumi, Jakarta Timur. Selain AAM ditangkap pula komplotan AAM lainnya yang berjumlah 4 orang.

Bersama mereka polisi menyita beberapa barang bukti. Seperti satu buah proposal proyek penimbunan tanah lahan batu bara PLTU Gunung Rajo, Prabumulih, Sumatera Selatan, satu lembar surat keterangan BNI (proof of fund) tertanggal 25 Februari 2011, lima lembar uang kertas dengan empat buah uang Rp 100 ribu yang belum dipotong (un cut money), empat bundel uang palsu pecahan Rp 100 ribu, dan sebuah mobil Toyota Avanza. 

 Laili