Ambar Borowati Dunia Maskulin

By nova.id, Minggu, 22 April 2012 | 17:42 WIB
Ambar Borowati Dunia Maskulin (nova.id)

Ambar Borowati Dunia Maskulin (nova.id)

"Foto: Tika/Dok NOVA "

Aktif di luar dunia perempuan ternyata tak mudah bagi Ambar. Apalagi lingkungan hidupnya cukup agamis. Ia diajari, anak perempuan hanya akan bekerja di dapur dan melayani suami. Tak perlu kuliah, apalagi ambil jurusan teknik mesin. "Banyak tetua agama menyuruh Ibu mengurungkan niat saya kuliah. Tapi Ayah selalu mendukung. Sekarang saya sudah bekerja dan masyarakat tak menganggap remeh lagi," tutur perempuan berjilbab ini.

Ditanya kenapa suka pekerjaan pria, kata Ambar, ayahnya selalu memberikan motivasi kuat pada semua anaknya. "Ayah hanya kuli bangunan, tapi semua anaknya bisa mengerjakan pekerjaan tukang. Itu semua membuat saya berprinsip, yang bisa di lakukan laki-laki bisa pula saya lakukan," ujarnya mantap.

Terbiasa berkutat dengan dunia maskulin, Ambar tak mengalami kendala dalam membimbing para siswanya. "Kiatnya, menanamkan rasa kekeluargaan yang tinggi," ujarnya. Ia juga selalu berpesan, muridnya boleh melakukan semua hal, kecuali mempermalukan guru dan orangtua.

Meski belum lama bekerja di SMKN 1, Ambar menginginkan agar anak didiknya bisa memberi kebanggaan kepada guru, orangtua, dan sekolah. Ia berharap agar SMKN 1 yang belum lama merakit 8 unit motor Auriga Esemka untuk DPRD Kota Semarang ini, bisa tetap terdepan dalam prestasi.

Tika