Rangkaian acara pernikahan Ibas-Aliya akan dimulai 22 November 2011 diawali dengan acara pengajian keluarga di kediaman masing-masing calon pengantin, disusul pemasangan bleketepe yang merupakan ritual Jawa, diikuti dengan sungkeman, siraman, dan akhirnya malam midodareni.
Saat akad nikah, Aliya akan memakai tata rias Palembang yang diteruskan dengan upacara adat Palembang. Setelah acara akad nikah, sebelum resepsi, mempelai diarak dengan terban (rebana, Red.) Palembang menuju ke pelaminan. Setelah itu, pengantin putri akan menarikan tarian Pagar Pengantin Palembang di hadapan mempelai pria. Menarinya dilakukan di dalam tampah lebar.
Maksudnya, setelah jadi istri dia sudah tidak bebas lagi. Selain itu, juga bermakna untuk menyatukan kedua belah pihak keluarga. Terban rebana dibawakan oleh kelompok terban pimpinan Damci, sementara Aliya akan didampingi para penari dari grup tari sanggar Renny.Antie, Erni