"Tukar cincin sih sudah, tanggal 2 September kemarin, memang sudah ditentukan ketemuan keluarga besar. Pakai adat Batak, standar jadi sekalian seserahan. Di situ ada keluarga besar dan ketua adat, seru sih," ucap Naga saat dijumpai di kantor Rapi Film, Jl. Cikini II, Jakarta Pusat, Rabu (7/9) malam. Naga sebenarnya ia sama sekali tak ingin kalau acara lamaran dan seserahan keluarganya menjadi sangat mewah. Namun, menurut Naga dalam budaya Batak, peristiwa kebahagiaan harus dirayakan besar-besaran. "Keluarga antusiasnya lebih gila, padahal kami berdua ingin biasa saja, tapi katanya Batak enggak bisa begitu (sederhana)," cerita Naga sambil tertawa. Dalam pertemuan keluarga yang berlangsung tertutup itu, Naga dan keluarganya sudah membicarakan adat dan busana yang nantinya digunakan disaat momen bahagia yang akan dilangsungkan Januari tahun depan.
"Sempat ngomongin busana yang mau dipakai. Rencananya pakai adat dan nasional saja, enggak ingin yang internasional," kata Naga. "Nanti pakai adat khas Batak, jadi rentetannya panjang. Paling nanti seru-seruan saja pas resepsi ngejam sama anak-anak (band Lyla)," simpulnya.Okki