Suami Joy Tobing Bantah Lakukan Penculikan

By nova.id, Jumat, 19 Maret 2010 | 10:55 WIB
Suami Joy Tobing Bantah Lakukan Penculikan (nova.id)

Suami Joy Tobing Bantah Lakukan Penculikan (nova.id)

"Joy Tobing dan Daniel (Foto: Isna) "

Daniel Sinambela menolak disebut telah menculik Joy Tobing. Pengusaha batubara itu menilai pernikahannya dengan Joy sudah sah menurut agama dan adat.

"Di adat kami, ada dua prosesi adat pernikahan. Yang pertama mangalua atau percepatan dan kedua adat besar. Kami memilih adat mangalua karena sudah sepakat untuk segera menikah. Walaupun pihak keluarga Tobing tidak setuju, pernikahan kami tetap sah karena pernikahan itu yang penting mempelai wanita dan prianya sudah sepakat," ujar duda dengan dua orang anak ini.

Daniel pun beralasan mengajak Joy untuk segera menikah karena sesuai dengan adat yang disebut Paraja. "Paraja ini artinya mengajak calon mempelai wanita untuk menikah karena kedua keluarga sudah saling kenal, dan dilaksanakan percepatan pernikahan. Mungkin inilah yang diartikan keluarga Tobing bahwa saya menculik Joy," tegas Daniel.

Setelah meresmikan pernikahan mereka, Daniel dan Joy masih tetap mengupayakan perdamaian dengan keluarga Joy. "Setelah proses Paraja, kami melaksanakan adat Manuruk-nuruk atau mengatar makanan untuk keluarga Tobing sebagai simbol untuk memberitahukan mereka bahwa kami sudah resmi menikah," papar Daniel.

Pasangan pengantin baru ini pun akan segera melaksanakan pembicaraan besar dengan ketua-ketua adat untuk mendamaikan kedua keluarga ini. Sementara itu, Joy memilih untuk pasrah dan terus berdoa. "Apabila menurut mereka apa yang kami lakukan salah, tolong bukalah hati mereka untuk ke depan. Karena saya sekarang sudah resmi menjadi istri Daniel," ucap jebolan kontes menyanyi Indonesian Idol ini. Isna