Bisakah Hamil Jika Sperma Tumpah dari Vagina Saat Hubungan Seks?

By nova.id, Rabu, 17 Februari 2016 | 05:15 WIB
Bisakah Hamil Jika Sperma Tumpah Dari Vagina Saat Hubungan Seks? (nova.id)

Muncul rasa khawatir dan panik pada sebagian perempuan ketika mereka menghadapi kondisi dimana sperma tumpah dari vagina saat berhubungan seks. terbersit pertanyaan, bisakah hamil jika sperma tumpah dari vagina saat pasangan ejakulasi? Padahal, saat itu, posisi Anda masih berbaring.

“Situasi ini sebenarnya sangat normal. Jika tumpah, artinya ada cukup banyak cairan ejakulasi. Jadi, bukan berarti si pasangan perempuan tidak subur,” terang Dr. Michele M. Hakakha, dokter kandungan dan kebidanan di Cedars-Sinai Medical Center, Los Angeles soal dampak sperma tumpah dari vagina saat seks.

Selain itu, cairan ejakulasi terbuat dari berbagai hal yang berbeda. Salah satunya sperma, namun jumlahnya kurang dari 5% dari seluruh cairan ejakulasi. Sedangkan 95%-nya terbuat dari cairan lain.

Pria yang berejakulasi secara normal umumnya menghasilkan sekitar 20-400 juta sperma. Sementara yang dibutuhkan untuk membuahi telur hanya satu sperma.

Baca: Cara Baca Hasil Tes Analisis Sperma Saat Program Kehamilan

"Yang sering terjadi, setelah penetrasi banyak sekali cairan ejakulasi yang tumpah keluar. Namun beberapa dari cairan itu tetap tertinggal di bagian belakang vagina, dan bahkan sejumlah kecil lainnya berhasil melalui leher rahim menuju rahim, dan memasuki saluran tuba falopii. Di sinilah, sperma dan telur bertemu," jelasnya.

Baca: Sperma Suami Harus Diperiksa Bila Istri Belum Hamil

Jika suami berejakulasi sangat dalam ke vagina, Anda bisa memastikan bahwa tidak peduli seberapa pun banyaknya sperma yang tumpah dari vagina, akan ada cukup banyak sperma yang akan mencapai lendir leher rahim. Nah, lendir leher rahim inilah yang akan menyeleksi mana sperma yang kualitasnya baik dan buruk. Yang buruk, akan dikeluarkan lagi.

Baca: 5 Ciri Pria Miliki Sel Sperma Sehat, Kuat, dan Lincah

Jadi, pada dasarnya Anda tidak perlu berbaring di tempat tidur sambil mengangkat kedua kaki untuk mencegah sperma tumpah dari vagina saat ejakulasi untuk bisa hamil. Bahwa cairan semen mengalir keluar, itu tidak memengaruhi peluang untuk hamil. Kehamilan tetap akan terjadi asalkan jumlah sel sperma yang berkualitas baik cukup banyak, begitu pula sel telur sudah matang dan siap dibuahi.

Dini/tabloid-nakita.com Sumber: BabyMed/BabyHopes