Dor! Ferry Irawan Lepaskan Tembakan Saat Petugas Menanyakan IMB Rumah Mewahnya

By nova.id, Rabu, 15 Juni 2016 | 08:00 WIB
Aktor lawas Ferry Irawan dikabarkan mengancam petugas dengan menembakkan peluru ke udara kemarin. Hal itu dilakukan saat petugas hendak mengecek izin pembangunan rumah mewahnya. (nova.id)

TABLOIDNOVA.COM - Artis lawas Ferry Irawan melepaskan tembakan ke udara saat dua petugas survey lapangan Suku Dinas Penataan Kota Kecamatan Pancoran mengecek surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah tinggalnya, Selasa (14/6/2016) kemarin siang.

Bangunan mewah miliknya di Jalan Sarinah nomor 25, Pangadegan, Pancoran, Jakarta Selatan, diduga melakukan pelanggaran izin. Ketika, menuju rumah itu, petugas bertemu dengan Ferry Irawan. Mereka mendapatkan intimidasi dari Ferry saat ditanya soal IMB rumah dua lantai.

BACA: Ferry Irawan Bingung Dituduh Berzina

Ferry tak segan-segan mengeluarkan senjata api dan melepaskan satu kali tembakan ke udara untuk menakut-nakuti petugas. Melihat senjata api dan letupan tembakan petugas pun ketakutan dan tidak jadi memeriksa IMB rumah Ferry.

Rasa syok dan trauma masih dirasakan oleh petugas survey lapangan tersebut. Sehingga, pihak Suku Dinas Penataan Kota Kecamatan Pancoran melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Pancoran. Untungnya tembakan itu tidak mengenai siapa-siapa.

BACA: Dituntut Mantan Istri, Ferry Irawan Terancam Hukuman 5 Tahun

"Betul staf kecamatan mendapatkan perlakuan itu dan sudah dilaporkan ke kepolisian. Dia nembak ke udara. Kejadian kemarin saat bangunannya sedang disurvey," kata Bonar Ambarita, Kepala Seksi Penertiban Suku Dinas Penataan Kota Jakarta Selatan, saat dihubungi di Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (15/6/2016).

Menurutnya, dua staf Kecamatan Pancoran itu tidak mengalami luka-luka. Dia menjelaskan bahwa keadaan mereka syok berat dan tidak sampai dirawat di Rumah Sakit. "Petugas sih aman-aman saja, tapi kaget dan shock. Enggak sampai ke Rumah Sakit sih," tuturnya.

BACA: Ferry Irawan Akui Berzina Pada Mertua

Dia mengatakan setelah dilakukan pengecekan, akan membongkar bangunan tersebut jika melanggar. "Kita opname dulu, baru kita tindak kalau pelanggarannya signifikan. Sedang dicek pelanggarannya," ungkapnya.

Sumber: Warta Kota