Saksi Ahli Sebut Mayat Terkena Sianida Punya Lebam Khas

By nova.id, Rabu, 14 September 2016 | 10:03 WIB
Terdakwa Jessica Kumala Wongso saat mengikuti sidang saksi kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin (nova.id)

Saksi ahli Toksikologi dari Universitas Indonesia, (UI), Budiawan, mengatakan, seorang tewas karena sianida di tubuh akan terlihat lebam berwarna merah.

Menurut dia, lebam khas berwarna merah tersebut, akibat efek kimia sianida yang mengikat zat besi.

Hal ini, lanjutnya, menyebabkan oksigen di dalam tubuh hilang.

"Mayat terkena sianida akan mempunyai lebam khas. Lebam akan berwarna merah. Ini mengikat zat besi, kemudian kehilangan oksigen.

Jadi mayat mempunyai lebam yang khas, lebam warna merah itu," ujar Budiawan, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (14/9/2016).

Dia menjelaskan, untuk menemukan sianida di dalam tubuh bisa ditemukan dimana saja, ini karena zat itu terikat di dalam zat besi.

Sehingga, zat sianida tak mudah hilang.

"Sianida tidak mudah hilang begitu juga. Dia (sianida,-red) terikat pada zat besi," tambahnya.

Glery Lazuardi / Tribunnews