Ayu Diah Pasha Ajak Generasi Millenial Peduli Terhadap Batik

By Hayun Rizkiawati, Senin, 12 November 2018 | 21:00 WIB
Ayu Diah Pasha tampil cantik dengan Batik (Hayun Rizkia)

NOVA.id— Batik menjadi warisan budaya Indonesia yang memerlukan peranan generasi selanjutnya untuk dapat melestarikan batik.

Namun, kesadaran untuk mengenal batik lebih jauh dan melestarikannya belum dimiliki oleh para generasi muda di Indonesia.

Ayu Diah Pasha sebagai Ketua Ikatan Pecinta Batik Nusantara selalu menggaungkan kepada seluruh masyarakat Indonesia terutama generasi muda supaya memiliki kepedulian terhadap batik sebagai kekayaan budaya Indonesia.

Baca Juga : Yuk Coba, Ini Dia 4 Cara yang Bisa Buat Hari Ayah Jadi Tambah Spesial!

Ayu Diah juga menyampaikan keinginannya supaya generasi muda atau biasa disapa kaum millennial mau belajar tentang batik lebih dalam lagi.

“Kami ingin sekali kaum millennial melihat kekayaan seni budaya terutama batik yang sudah terkenal diseluruh dunia dan diakui oleh UNESCO. Kami sangat berharap kaum millennial memiliki kepedulian untuk terjun langsung,” ujar Ayu Diah Pasha saat ditemui pada acara CHI Award 2018 sebuah penghargaan warisan batik Indonesia di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat. Sabtu (10/11).

Kemudian, Ayu Diah juga kembali menambahkan bahwa belajar batik harus dilakukan melihat sumber daya manusia yang mengejarkan batik semakin menipis.

Baca Juga : Vanesha Prescilla Blak-blakan Merasa Berat Main Film Dilan 1991, Pensiun Jadi Milea?

“Buat kalian yang suka sekali seni budaya, kalian dapat belajar mengenal batik dengan belajar bagaimana membuat canting, bagaimana membuat cap, karena sumber daya manusia yang membuat hal itu semakin menipis dan memprihatinkan kondisinya,” tambah Ayu Diah.

Ayu Diah juga turut mengajak Sahabat NOVA untuk ikut melestarikan batik dengan cara menggunakan batik dalam berbagai kesempatan.

“Untuk pembaca setia NOVA, pakailah batik dalam berbagai kesmpatan. Karena dengan demikian, kita sama-sama membantu dan mendukung pelestarian. Juga membantu perkembangan batik Indonesia yang sudah mendapat pengakuan dunia,” tutup Ayu Diah.(*)