Avant Garde, Fashion Show Busana Bahan Plastik dari MDIS dan Royal Commonwealth Society

Selasa, 12 Maret 2019 | 14:16

NOVA.id – Isu soal lingkungan yang semakin menguat tak hanya membuat orang semakin peduli, namun juga memicu kreativitas.

Seperti halnya dengan mahasiswa dari Management Development Institute of Singapore (MDIS) School of Fashion and Design yang berkolaborasi dengan Royal Commonwealth Society.

Kolaborasi ini akan menampilkan hasil karyanya di Eden Hall, kediaman Komisioner Tinggi Inggris untuk Singapura, dalam event fashion show.

Baca Juga : Bebas dari Penjara, Tangis Augie Fantinus Pecah saat Peluk Anaknya

Uniknya, fashion show ini akan menggunakan plastik sebagai bahan utama mereka dalam mendesain.

Acara bertemakan Avant-Garde yang diselenggarakan pada Senin, (11/03) ini bertujuan untuk menunjukkan kemungkinan penggunaan bahan daur ulang (recyclable materials) menciptakan fashion yang berkesinambungan dan layak pakai.

Seiring dengan meningkatnya isu mengenai inovasi dan kesinambungan di Singapura, maka kolaborasi ini tampaknya berada di timing yang tepat.

Baca Juga : Selamat! Istri Stefan William, Celine Evangelista Hamil Anak ke-4

Dr Anthony Yee, Ketua Royal Commonwealth untuk Singapura dan anggota Dewan MDIS, merasakan dorongan yang kuat untuk melakukan kolaborasi ini, mengingat bahayanya dampak dari limbah plastik.

“Jika tidak kita ingatkan, ‘kecanduan’ masyarakat dalam menggunakan plastik akan semakin bertambah dan ini jelas memiliki dampak yang sangat berbahaya dan memicu berbagai kerusakan yang dapat mengancam masa depan generasi mendatang,” ungkap Dr Yee.

“Melalui kegiatan ini, kami dapat menunjukkan bagaimana plastik daur ulang dapat digunakan untuk menciptakan event fashion Avant-Garde,” lanjutnya.

Baca Juga : Terpesona Reino Barack Fasih Baca Al Quran, Syahrini: Belum Pernah Ada Lelaki Seperti Itu Seumur Hidup Saya

Tampil dengan desain-desain internasional, 12 mahasiswa akan menghadirkan desain modest-fashion santun yang akan membuat mata terpukau karena menghasilan karya futuristik dan unik dengan menggabungkan unsur ekologi untuk menghasilkan konsep fashion yang berkesinambungan.

Halaman Selanjutnya

Charis Tan, 24, mahasiwa asal Singapura tampak…
Tag