Emosi balita yang kuat bisa membuat dia bersikeras mengatakan ada orang lain yang makan kuenya, padahal dia sendirilah yang memakannya.
Baca Juga : OOTD Artis: Belanja Mainan, Nagita Slavina Pakai Outfit Senilai Rp1,2 Miliar!
Alih-alih menghukumnya, kita sebagai orangtua bisa merespon kebohongan mereka secara halus.
Seperti, “Oh iya? Lalu kenapa ada remah kue di dagumu?”
Balita terlalu muda untuk dihukum karena berbohong, tapi kita sebagai orangtua bisa mengajari mereka tentang kejujuran dengan halus.
Baca Juga : Nagita Slavina Dikabarkan Kembali Berbadan Dua, Tya Ariestya: Sebaiknya Kalau Belum 4 Bulan Jangan Diumumkan
Saat balita mulai lancar berbicara, gunakan setiap kesempatan untuk menjelaskan apa itu kebohongan dan mengapa hal itu buruk.
Tanggapi kebohongannya dengan bersikap tegas dan serius.
Jangan sampai terbawa dengan kebohongannya, tapi dengarkan perkataan mereka, dan dengan lembut koreksi kesalahan dan kebohongannya.
Baca Juga : Rieta Amilia Merasa Dapat Kejutan dari Ibunda Raffi Ahmad, Amy Qanita: Gak Lah!
Anak usia 5-8 tahun
Di rentang usia ini, anak-anak biasanya lebih banyak berbohong.
Biasanya, kebohongan anak-anak di usia ini berkaitan dengan sekolah, PR, guru, atau teman.