Meski Sederhana, Sarapan dengan Telur Bisa Tingkatkan Perkembangan Otak

By Winggi, Jumat, 14 Juni 2019 | 06:30 WIB
Meski Sederhana, Sarapan dengan Telur Bisa Tingkatkan Perkembangan Otak (Istock)

NOVA.id - Sarapan disebut sebagai aktivitas penting sebelum memulai hari.

Biasanya,untuk menyajikan sarapan yang cepat, banyak ibu yang membuat olahan telur.

Telur seringkali disajikan sebagai lauk pendamping untuk melengkapi makanan utama.

Baca Juga: Suka Antar Jemput Anak Sekolah Naik Motor? Lakukan Ini Agar Anak Aman dan Nyaman

Meski menjadi menu sarapan yang sederhana, namun telur punya segudang manfaat untuk tubuh lo.

Seperti yang dilansir dari Daily Mail, jika telur benar-benar menyehatkan otak.

Hal itu berdasarkan pada penelitian terbaru yang dilakukan oleh peneliti dari Finlandia.

Baca Juga: Camilan Nikmat Rendah Lemak Buat Kamu Si Emotional Eater

Mereka mencoba menganalisis pola makan 2.497 pria berusia antara 42-60 yang tidak memiliki gangguan memori.

Kesehatan mereka diamati selama 22 tahun.

Peneliti menemukan, mereka yang sarapan telur memiliki kinerja yang baik pada tes neuro-psikologis di bagian lobus frontal.

Baca Juga: Sempat Disebut Tak Serius, Jedar-Richo akan Gelar Lamaran Secara Live!

Lobus frontal merupakan bagian otak yang berkaitan dengan fungsi kognitif.

Peneliti dari University of Eastern Finland, Profesor Jyrki Virtanen, mengungkapkan, telur mengandung sejumlah nutrisi yang diperlukan oleh otak.

Misalnya saja protein, antioksidan lutein dan zeaxanthin, serta vitamin E, D, dan A.

Baca Juga: Kepergok Liburan Bersama BTP, Puput Nastiti Devi Contek Gaya Veronica Tan?

 

 

Penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition ini membantah penelitian sebelumnya yang menyatakan konsumsi telur berkaitan dengan penyakit penurunan fungsi memori, yakni demensia atau alzheimer.

Mereka yang sarapan telur memiliki kinerja yang baik pada tes neuro-psikologis di bagian lobus frontal

Selain itu, efek konsumsi telur terhadap peningkatkan kadar Kolesterol darah ternyata cuma sedikit.

Baca Juga: Suami Kartika Putri Tampil Berbeda, Netizen: Kayak Masih Umur 25 Tahun!

Walau begitu, hindari makan telur yang digoreng sehingga tidak meningkatkan risiko jantung koroner, tekanan darah tinggi, hingga kenaikan berat badan.

Kandungan vitamin E pada telur bahkan dinilai bisa mengurangi risiko serangan jantung pada orang yang memiliki riwayat sakit jantung.

Kandungan lutein di telur juga membantu melindungi daerah jantung dari penyumbatan arteri.

Baca Juga: Wujudkan Permintaan Terakhir Ayahnya, Dewi Perssik akan Cabut Gugatannya Terhadap Meldi

Sementara itu, penelitian sebelumnya mengungkapkan, konsumsi hanya satu telur sehari saja sudah dapat mengurangi risiko stroke hingga 12 persen.

Sahabat NOVA, yuk olah telur untuk sarapan! (*)