Nah, jadi catatan juga nih buat kita, Sahabat NOVA.
Baca Juga: Perusahaan Ini Bagikan 10 Ribu Asuransi Gratis Bagi Pemudik agar Mudik ke Kampung Halaman Tetap Aman
Meski begitu, Tejasari melihat banyak orang tetap membeli asuransi kesehatan sebagai alternatif dari BPJS Kesehatan yang memang sudah dianjurkan wajib dimiliki.
Alasannya, ya apa lagi kalau bukan agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan yang diinginkan.
“Jadi ya tergantung orangnya, kalau memang punya bujet lebih, dia akan beli asuransi kesehatan,” tukas Tejasari.
Saat akhirnya memutuskan untuk memiliki juga asuransi kesehatan swasta, Tejasari justru mengingatkan kita agar tak mudah tergiur dengan tawaran yang diberikan.
Pastikan bahwa asuransi kesehatan yang dibeli memang sesuai dengan kebutuhan kita, dan kita tahu risikonya.
“Tawaran yang menggiurkan tadi kan bisa saja dibayar dengan premi yang lebih mahal.
"Jadi perhitungkan juga dengan perjuangan kita membayar preminya,” kata Tejasari.
Baca Juga: Pilu, Pengobatan Sang Suami Tidak Bisa Dibiayai BPJS, Ibu Ini Rela Tawarkan Ginjalnya untuk Dijual
Sedangkan di sisi lain, banyak juga orang yang merasa sudah cukup dengan layanan yang didapatnya dari BPJS Kesehatan.
Demi penghematan, mereka lebih memanfaatkan secara maksimal layanan BPJS Kesehatan, meskipun harus melewati proses kurang menyenangkan buat mereka.