"Secara logis, bisa jadi karena musim hujan adalah waktu menetasnya anak cucu cicit kobra. Ditambah, banyaknya tikus got di perkotaan, menarik habitat melata ini untuk berburu makanan," tulis Mbah Mijan melalui unggahannya di instagram pada Jumat (20/12).
Namun, teror ular yang masuk ke pemukiman warga ini mulai marak akhir-akhir ini.
"Dalam sudut pandang Metafisika (Ilmu Titen) mengatakan, Apabila Ular Kobra Bertamu Ke Rumah Manusia, adalah pertanda akan datangnya penyakit misterius atau wabah yang sifatnya membunuh," jelas Mbah Mijan.
Ia pun memperingatkan untuk lebih berhati-hati, terlebih bisa dari ular tersebut sangat mengerikan.
"Perlu dinanti, akan ada wabah apakah tahun 2020 nanti.
Bismillah, jika manusia mau peka ini merupakan pertanda, maka hal-hal demikian, mengandung pesan agar kita senantiasa berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah SWT," ungkapnya.
Semoga saja hal teror ini segera berakhir dan situasi menjadi aman kembali.
Selain itu jaga kebersihan di rumah untuk mengantisipasi kedatangan ular ke tempat tinggal kita. (*)