Gemar Belanja Online? Hati-hati Jaga Keamanan Data Pribadi

By Redaksi NOVA, Rabu, 13 Mei 2020 | 18:05 WIB
Waspada pencurian data pribadi saat belanja online. (Dok. Shutterstock)

NOVA.id - Tren belanja online terus meningkat dari hari ke hari. Selain mudah dan praktis, situasi pandemi saat ini pun membuat banyak orang berbelanja dari rumah.

Meski demikian, belanja online memiliki risiko tersendiri. Mulai dari penipuan, barang palsu, hingga pencurian data pribadi.

Apalagi belum lama ini jagat media sosial sempat dihebohkan dengan berita jebolnya data akun pengguna salah satu situs marketplace ternama di Indonesia.

Baca Juga: Berkaca dari Peretasan Data Madonna dan Mariah Carey, Ini yang Perlu Kita Lakukan

Kasus itu bermula dari sebuah akun Twitter @underthebreach yang menyebut seorang peretas menawarkan 15 juta data akun situs marketplace tersebut di forum komunitas hacker.

Meski sudah diklarifikasi oleh pihak marketplace terkait, kasus tersebut perlu jadi pengingat untuk menjaga keamanan data pribadi di era serba digital ini.

Baca Juga: Hati-Hati, Aplikasi Video Conference Ini Rawan Pencurian Data!

Kebocoran data pribadi akan sangat berisiko untuk kehidupanmu. Apa saja risikonya?

1. Pencurian Identitas

Data yang bocor tidak hanya sebatas akun di situs belanja online, email, dan password saja.

Tak menutup kemungkinan data detail seperti nama lengkap, tanggal lahir, tempat tinggal, hingga nomor ponsel pun bisa bocor.

Data tersebut dapat digunakan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk berbagai tindak kriminal.