Aniaya Ibu Kandung, Pria Ini Dihipnoterapi Kapolres Hingga Tobat

By Yunus, Jumat, 17 Juli 2020 | 06:30 WIB
Menganiaya ibu kandung karena masalah warisan, pria ini dihipnoterapi polisi hingga mengaku bertobat. ()

NOVA.id – Dipicu masalah warisan, seorang anak nekat menganiaya ibu kandungnya sendiri hingga meninggal.

Setelah tertangkap polisi, pelaku kemudian dihipnoterapi oleh Kapolres.

Usai menjalani hipnoterapi, pria tersebut kemudian mengaku tobat.

Baca Juga: Ribut Soal Warisan, Ini Detik-detik Anak Kandung Aniaya Sang Ibu Hingga Terbunuh

Seperti dilansir dari Kompas.com, pelaku penganiaya ibu kandung itu berinisial TY (37), warga Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Dia berkesempatan menjalani hipnoterapi, yang dilakukan langsung Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan, di ruang kerjanya, Rabu (15/07).

Rudy mengatakan, hipnoterapi dilakukan bagi tahanan agar dapat berubah menjadi orang yang lebih baik dan lebih produktif.

Baca Juga: Dikabarkan Ikut Aniaya Tsania Marwa Hingga Dilaporkan Polisi, Pesinetron 90an Ini Dikenal Tempramental Sampai Buat Wulan Guritno Trauma

"Kita lakukan pendekatan dari hati ke hati, komunikasi lewat pikiran bawah sadarnya," kata Rudy saat dihubungi, Rabu (15/07).

Bagaimana metode yang disebut hipnoterapi investigasi for trauma healing tersebut dilakukan?

Awalnya tersangka diajak ke ruang kerja Kapolres dan dipersilakan duduk. Setelah posisinya nyaman, tersangka dibuat "tertidur".

Baca Juga: Tak Terima Ditegur Karena Merokok di Kelas, Murid Ini Aniaya Gurunya dengan Cara Menoyor Kepala dan Mencekiknya

"Dari hipnoterapi ini kita ajak tersangka menceritakan kondisinya tanpa paksaan. Selanjutnya tersangka disisipi pesan kamtibmas," jelas Rudy.

Menurut Rudy, dengan menjalani terapi tersebut tersangka akan menyesali perbuatannya. Tersangka akan menjadi orang yang lebih baik.

Selain itu, tersangka akan menutup diri dan hatinya jika ada orang yang akan mengajak melakukan kejahatan.

"Ini terbukti setelah diberikan hipnoterapi, tersangka menangis menyesali perbuatannya. Tersangka juga minta buku tuntunan shalat dan buku mengaji. Dia mengaku tobat," ungkap Rudy.

Diberitakan sebelumnya, lantaran persoalan harta warisan, seorang anak di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, menganiaya ibu kandungnya hingga meninggal dunia.

Peristiwa penganiayaan tersebut dilakukan TY terhadap ibunya, SD (83) di rumahnya Desa Karanggedang, Kecamatan Sruweng, Selasa (23/06) lalu.

Baca Juga: Terancam Batal Perkuat Timnas, Saddil Ramdani Jadi Tersangka Setelah Aniaya Mantan Pacar

Dapatkan pembahasan yang lebih lengkap dan mendalam di Tabloid NOVA.

Yuk, langsung langganan bebas repot di Grid Store(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal, Pria Ini Bertaubat Usai Jalani Hipnoterapi Bersama Kapolres