Cegah Bahaya, Kenali Seluk Beluk Fase Kritis Demam Berdarah di Sini

By Presi, Kamis, 2 September 2021 | 08:00 WIB
Ilustrasi fase kritis dbd alias demam berdarah dengue (Freepik)

NOVA.id - Demam berdarah dengue (DBD) bisa terjadi karena adanya infeksi virus dengue yang berasal dari gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Pada umumnya, penderita demam berdarah dengue (DBD) mengalami tiga fase, yaitu fase awal, fase kritis DBD, dan fase penyembuhan.

Dari ketiga fase itu, biasanya fase kritis DBD kerap diabaikan.

Baca Juga: 3 Fase DBD yang Harus Diketahui, Begini Gejala dan Penanganannya

Pasalnya, pada fase kritis DBD, penderita sudah merasa kondisi tubuhnya lebih baik.

Padaha, kenyataannya fase kritis DBD tidak boleh diabaikan karena akan menimbulkan bahaya yang fatal bagi tubuh, jika tidak ditangani dengan baik.

Diketahui, gejala DBD ditandai demam mendadak, sakit kepala, nyeri di belakang bola mata, mual, terkadang disertai mimisan atau gusi berdarah.

Baca Juga: Cegah Bahaya DBD, Ini 6 Tanaman Pengusir Nyamuk Demam Berdarah