Bahaya Vape, Bisa Picu Gangguan Paru-Paru Hingga Risiko Kanker

By Septirini Sekar Nusantari, Rabu, 15 September 2021 | 23:00 WIB
Kesehatan Paru-Paru (istock)

NOVA.id - Sahabat NOVA, vape ialah jenis penghantar nikotin eletronik.

Saat dihisap vape akan menghasilkan uap air, tidak seperti asap seperti pada rokok umumnya.

Meski masih banyak pro dan kontra soal apakah lebih baik menghisap vape atau rokok konevensional, ternyata menghisap vape juga berbahaya bagi kesehatan.

Baca Juga: Malas Merawat Bibir Pecah-Pecah? Awas, Bahaya Dehidrasi dan Malnutrisi

Vape ternyata berbahaya merusak organ vital dalam tubuh kita.

1. Merusak paru-paru

Penggunaan vape atau rokok elektrik bisa merusak paru-paru.

Sebuah studi yang dilakuakan oleh Annual Review of Public Health menemukan jika penggunaan vape dapat membuat tubuh terkena racun dan partikel ultrafine level tinggi.

Racun tersebut meningkatkan risiko penyakit kanker paru-paru serta penyakit kardiovaskular yang lain.

Baca Juga: 6 Kesalahan yang Sering Dilakukan dalam Hubungan Intim, Bahaya Bisa Menghampiri!

2. Merusak jantung

Bahaya menggunakan vape sama dengan menghisap rokok, yakni dapat merusak jantung.

Studi menunjukkan bahwa pengguna vape yang masih menghisap rokok konvensional, lima kali lebih berisiko tinggi terkena penyakit jantung.

Mereka lebih berisiko daripada orang yang tidak pernah merokok.

Partikel ultrafine tadi yang memiliki besaran 1/100 ukuran rambut manusia, akan dapat masuk melewati celah-celah kecil ke dalam tubuh dan dapat masuk ke darah atau sel-sel dalam tubuh yang memiliki fungsi vital.

Baca Juga: Pencinta Es Teh Wajib Tahu! Ini Bahaya Terlalu Sering Minum Es Teh

3. Menyebabkan asma pada anak dan remaja

Bahan kimia yang ada dalam vape memiliki efek yang bisa memicu asma.

Efek yang sama mungkin dapat dirasakan oleh orang dewasa yang menggunakan vape.

Namun, karena mayoritas pengguna vape adalah mantan perokok, maka sulit untuk mendapatkan apakah risiko asma yang dialami dikarenakan oleh vape atau rokok konvensional.

Baca Juga: Bahaya Dehidrasi Bikin Pusing Pas Bangun Tidur, Ini Cara Atasinya

4. Memicu kanker dan merusak DNA

Menurut periset dari Universitas New York, uap vape ternyata dapat meningkatkan risiko kanker dan merusak DNA.

Sebuah uji laboratorium dengan menggunakan media tikus menghasilkan tikus yang terpapar uap vape mengalami tingkat kerusakan DNA yang lebih tinggi di jantung, paru-paru, dan kandung kemih.

Baca Juga: Goreng Makanan dengan Air Fryer Bisa Picu Bahaya Kesehatan Ini

Sistem DNA yang berfungsi memberi perlindungan terhadap kanker juga mengalami gangguan.

"Kami menemukan uap vape bersifat karsinogenik dan penggunanya memiliki risiko lebih tinggi daripada non-pengguna," kata pemimpin peneliti tim Moon-shong Tang. 

Dapatkan pembahasan yang lebih lengkap dan mendalam di Tabloid NOVA.

Yuk, langsung langganan bebas repot di Grid Store.(*)