"Almarhum memang memiliki penyakit mental yang di mana dia bisa mengatakan hal-hal yang tidak sebenarnya terjadi. Dan itu yang membuat semua orang salah tentang apa yang sebenarnya terjadi. Termasuk pun dengan orangtuanya."
"Aku sangat mengerti kenapa pada saat itu keluarga almarhum sangat marah padaku. Entah apa yang diceritakan almarhum ke mereka sebelum kejadian itu terjadi."
"Tapi itu masih bisa dimengerti, masih dalam keadaan shock, mereka pasti mencari alasan untuk disalahkan, bukan?" imbuhnya.
Namun ia tak habis pikir dengan komentar warganet yang menurutnya begitu keterlaluan.
"Yang tidak aku mengerti adalah kalian. Ini bukan sinetron yang biasa kalian prediksi alurnya, dibaca plotnya, dipastikan kebenarannya hanya dari satu akun gosip. Semoga Tuhan berbaik hati senantiasa memaafkan semua ketikan kalian," sambungnya.
Tak disangka, Karin juga membuat pernyataan mengejutkan bahwa ia merupakan korban kekerasan almarhum.
"Kalian tahu aku mengakhiri hubungan karena apa? Tahu kah aku bolak-balik masuk rumah sakit karena babak belur dipukulin? Dijedotin kepala ke tembok berulang kali sampai gegar otak? Diseret dari lorong ke lorong?"
"Saksi? Banyak. Bukti? Ada kok video CCTV. Mau dishare? Enggak."
"Orangnya sudah enggak ada. Bertahun-tahun kutelan kok kalian mau bilang aku penyebab kematian dia atau gimana. Tuhan, dan semua saksi yang tau," tandasnya.
Baca Juga: Awkarin Dikabarkan Putus dari Gangga, Erika Carlina Dituding Jadi Penyebabnya
Dapatkan pembahasan yang lebih lengkap dan mendalam di Tabloid NOVA.
Yuk, langsung langganan bebas repot di Grid Store.(*)