Practicum Indonesia Berikan Kesempatan Lebih Banyak Perempuan Jadi Profesional di Bidang Teknologi dan Digital

By Alsabrina, Selasa, 21 Maret 2023 | 15:10 WIB
Ilustrasi perempuan bekerja di dunia digital (istock)

NOVA.id - Seiring dengan peringatan Hari Perempuan Sedunia tahun ini yang memiliki tema DigitALL: Inovasi dan Teknologi untuk kesetaraan dan keadilan Gender, Practicum Indonesia membuka lebih banyak kesempatan untuk belajar digital melalui program yang lebih fleksibel dan praktis yang dapat dikerjakan paruh waktu dan juga didukung oleh para mentor ahli di bidangnya.

Menurut laporan yang dikeluarkan BCG ditahun 2020, persentase perempuan yang bekerja di bidang teknologi di Indonesia baru mencapai 22% dari seluruh tenaga teknologi di Indonesia, meski separuh populasi adalah perempuan.

Jumlah perempuan yang menyelesaikan pendidikan hingga mendapatkan pekerjaan memang mengalami penurunan bahkan sejak usia pendidikan menengah.

Tantangan ini disebabkan banyak faktor antara lain ekonomi, aksesibilitas pendidikan, dan juga kesempatan karir yang memungkinkan perempuan bekerja dan berkeluarga.

Karir di bidang digital dipertimbangkan menjadi salah satu pilihan yang menarik dan ideal bagi perempuan karena memiliki fleksibilitas dalam mengatur peran dan waktunya bahkan memiliki kesempatan untuk bisa dikerjakan dari mana saja.

Namun akses untuk mempelajari keterampilan digital seringkali dibayangi oleh mitos bahwa seseorang harus memiliki pendidikan tertentu serta waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Sehingga banyak perempuan yang mengurungkan niatnya serta mencari pilihan yang lebih sesuai dengan keadaan keluarganya.

Dengan misi membuka kesempatan belajar digital dan teknologi seluas-luasnya di seluruh dunia serta memberikan aksesibilitas bagi setiap orang memiliki karir dan kehidupan yang lebih baik lagi, Practicum menciptakan program digitalnya untuk bisa dijalankan siapa saja baik dengan paruh waktu maupun penuh waktu.

Herdian Mohammad, Southeast Asia Director Practicum, menuturkan, “Practicum percaya akan potensi dari teknologi untuk membuka dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia."

"Hal ini diwujudkan dengan mendukung seluruh masyarakat Indonesia untuk memperkuat dan menambah keterampilan serta kecakapan digital, termasuk untuk perempuan."

"Saat ini lebih dari sepertiga murid di Indonesia adalah perempuan yang datang dari berbagai macam latar belakang, seperti murid dan bahkan bidan."

Baca Juga: Alshad Ahmad Diduga Sudah Pernah Menikah dan Cerai dengan Nissa Asyifa