Rebecca Klopper Ketemu Penyebar Video Syur Mirip Dirinya, Ngaku Tak Kenal Sama Sekali dengan Pelaku

By Maulana Wildan Ibrahim, Selasa, 14 November 2023 | 12:05 WIB
Rebacca Klopper ngaku tak kenal sama sekali dengan pelaku penyebar video syur mirip dirinya. (Dok. Instagram/ @rklopper) ()

NOVA.ID - Selebritis, Rebecca Klopper datang ke sidang perdana kasus video syur mirip dirinya, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/11).

Di sini, Rebecca juga bertemu langsung dengan pelaku penyebar video syur miripnya yakni pria berinisial BF.

Rebecca mengaku tak mengenal sama sekali pelaku tersebut.

Melansir dari Kompas.com, kuasa hukum Rebecca Klopper, Sandy Arifin, memastikan bahwa kliennya tak mengenal pelaku penyebar video syur.

Menurut Sandy, pelaku yang berinisial BF ditangkap di luar kota.

“Enggak tahu, enggak ada yang kenal. Ini kan ditangkapnya di luar kota,” kata Sandy setelah persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/11).

“Kami juga enggak tahu setelah diproses sama penyidik kemudian diproses di persidangan,” tambah Sandy seperti dikutip dari Kompas.com.

Tak sendirian, Rebecca Klopper ditemani oleh sang kekasih Fadly Faisal saat menjalani persidangan kasus dugaan penyebaran konten pornografi mirip dirinya.

Adapun kehadiran Rebecca Klopper untuk memberikan kesaksian terhadap kasus yang dilaporkan pihaknya.

Dalam sidang yang digelar secara tertutup itu, Rebecca Klopper tak banyak bicara.

Rebecca hanya meminta doa agar kasus tersebut berjalan lancar.

Baca Juga: Tak Hanya Video Syur Mirip Dirinya Tersebar, Rebecca Klopper Diancam dan Dapat Kekerasan

“Mohon doanya saja semoga lancar,” tutur Rebecca Klopper.

Sebagai informasi, kehadiran Rebecca Klopper di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan guna memenuhi panggilan sidang sebagai saksi.

Yakni atas laporan kasus penyebaran konten pornografi yang dilayangkan pihaknya di Bareskrim Mabes Polri beberapa waktu lalu.

BF, pelaku penyebaran video syur Rebacca didakwa atas pelanggaran UU ITE terkait penyebaran dan pendistribusian dokumen yang memiliki muatan kesusilaan. (*)